bisnis

Program Saudisasi di 12 sektor ritel dimulai 11 September

Program ini adalah mewajibkan 12 sektor ritel mempekerjakan warga negara Arab Saudi dan bukan lagi ekspatriat. Targetnya tidak lagi seratus persen tapi 70 persen.

29 Agustus 2018 17:37

Program Saudisasi di 12 sektor ritel di Arab Saudi akan dimulai pada 11 September mendatang.

Program ini adalah mewajibkan 12 sektor ritel mempekerjakan warga negara Arab Saudi dan bukan lagi ekspatriat. Targetnya tidak lagi seratus persen tapi 70 persen.

Untuk tahap pertama, per 11 September 2018, Saudisasi bermula pada dealer mobil dan sepeda motor, garmen, pakaian anak-anak dan perempuan, toko furnitur rumah dan kantor, serta toko perabotan rumah tangga.

Tahap kedua dimulai pada 9 November 2018, Saudisasi berlaku di toko listrik dan peralatan elektronik, toko jam, dan toko kacamata.

Pada tahap terakhir dimulai pada 7 Januari 2019, Saudisasi dilakukan di toko peralatan kesehatan, toko bahan bangunan, toko onderdil mobil, toko karpet, serta toko kue dan makanan.

Kementerian Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial bakal menerjunkan 200 pengawas untuk menginspeksi pelaksanaan Saudisasi di 12 sektor ritel itu muai 11 September.

Gambar wajah Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Ibu Kota Doha, Qatar. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jumlah Arab supertajir akan naik menjadi 500 orang pada 2022

Khusus di Arab Saudi, populasi Arab supertajir diperkirakan melonjak 17 persen menjadi 140 orang pada 2022.

Suasana Ibu Kota Sanaa, Yaman, sebelum serangan udara pasukan koalisi dipimpin Arab Saudi. (zakariya dhaman/al-jazeera)

Puluhan ribu warga Yaman eksodus dari Arab Saudi

Terdapat dua juta warga Yaman di Arab Saudi menanggung kehidupan sepuluh juta anggota keluarganya di kampung halaman.

Seorang lelaki berdiri di depan kantor Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi. (Arab News)

Arab Saudi larang ekspatriat bekerja di 12 jenis gerai

Larangan ini merupakan bagian dari program Saudisasi.

Ekspatriat Indonesia diberhentikan dari Saudi Binladin Group berpose bareng Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel di Ibu Kota Riyadh. (KBRI Riyadh buat Albalad.co)

Arab Saudi tetapkan 60 profesi terlarang buat ekspatriat

Program Saudisasi ini merupakan bagian dari upaya mengurangi ketergantungan atas pekerja asing.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Jumlah Arab supertajir akan naik menjadi 500 orang pada 2022

Khusus di Arab Saudi, populasi Arab supertajir diperkirakan melonjak 17 persen menjadi 140 orang pada 2022.

19 September 2018

TERSOHOR