bisnis

Hak konsesi Aramco atas semua ladang minyak di Saudi dibatasi berlaku 40 tahun

Tadinya berlaku tanpa batas.

30 Agustus 2018 10:57

Arab Saudi telah membatasi hak eksklusif Saudi Aramco untuk mengelola semua ladang minyak di negara Kabah itu.

Perubahan kebijakan ini terjadi setelah pemerintah Arab Saudi membatalkan rencana IPO (penjualan saham perdana) Aramco. Riyadh juga sudah membubarkan sebuah tim penasihat keuangan buat IPO Aramco dan berfokus pada pembelian saham di perusahaan petrokimia Saudi Basic Industries Corporation (SABIC).

Surat kabar the Financial Times Senin lalu melaporkan hak konsesi bagi Aramco untuk mengeksplorasi dan mengembangkan ladang-ladang minyak dan gas di Arab Saudi menjadi 40 tahun saja dari sebelumnya tanpa batas.

Sejumlah sumber bilang langkah ini sebagai persiapan Aramco untuk melakukan IPO. Perjanjian baru mengenai konsesi antara Aramco dan pemerintah Saudi ditandatangani pekan lalu.

Bahkan, pemerintah Saudi tadinya menekan agar masa berlaku konsesi bagi Aramco hanya 20 tahun saja dan dapat diperpanjang.

Profesor John Lee dari Universitas Texas A&M menjelaskan perjanjian baru itu dapat mendorong Aramco untuk memproduksi minyak lebih cepat. "Makin pendek masa konsesi biasanya makin cepat perusahaan berproduksi," katanya.   

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

IPO Aramco dijadwalkan tahun depan

Waktu pelaksanaan IPO bergantung pada kondisi pasar, jumlah saham akan dilepas, dan pengambilalihan Aramco atas mayoritas saham perusahaan petrokimia SABIC dari PIF (Dana Investasi Pemerintah).

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco raup pendapatan bersih sebesar Rp 1.595 triliun

Total aset Aramco melonjak dari Rp 4.221 triliun pada 2017 menjadi Rp 5.152 triliun tahun lalu.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco akan bikin pompa bensin

Aramco membatalkan rencana IPO sebesar lima persen, tadinya dijadwalkan di semester kedua tahun ini.





comments powered by Disqus