bisnis

OPEC dan produsen non-OPEC setuju untuk tidak naikkan produksi minyak

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka meminta OPEC membantu menurunkan harga minyak mentah global dengan mengurangi produksi.

24 September 2018 10:09

Dalam pertemuan di Ibu Kota Aljir, Aljazair, kemarin, OPEC (Organisasi Negara-negara Penghasil Minyak) dan produsen minyak non-OPEC sepakat untuk tidak menaikkan produksi emas hitam.

"Melihat kondisi pasar minyak sekarang, secara keseluruhan sudah tercipta keseimbangan antara pasokan dan permintaan," kata kedua pihak dalam keterangan tertulis.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka meminta OPEC membantu menurunkan harga minyak mentah global dengan mengurangi produksi. Kenaikan harga sekarang disebabkan melorotnya prduksi minyak Iran lantaran terkena sanksi dari Amerika sejak awal bulan ini.

Sebelum pertemuan berlangsung, Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih mengakui situasi pasar minyak dunia sudah stabil, jadi tidak perlu ada peningkatan produksi. Dia memperkirakan tahun ini dan pada 2019 permintaan minyak bakal naik hingga 1,5 juta barel sehari.

Menteri Energi Rusia Alexander Novak mengatakan negaranya memiliki kelebihan kapasitas produksi dan dapat menambah seratus ribu barel per hari saban tahun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi perlu harga minyak US$ 85 sebarel agar tidak defisit

Riyadh berencana menghilangkan defisit anggaran paling lambat 2023.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi sokong perpanjangan kesepakatan pembatasan produksi minyak

Perjanjian ini mulanya berlaku selama Januari hingga Juni 2017, namun diperpanjang sampai Maret 2018.

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih. (Arab News)

OPEC sepakati perpanjangan pengurangan produksi minyak hingga Maret 2018

Kesepakatan dengan produsen non-OPEC bakal berakhir bulan depan.

Menteri Energi, Industri dan Suymber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih saat wawancara khusus dengan stasiun televisi Al-Arabiya, di sela lawatannya ke Cina, 31 Agustus 2016. (Al-Arabiya)

Kuwait sokong perpanjangan kuota produksi minyak

Saudi dan Rusia Senin lalu sepakat memperpanjang pembatasan produksi minyak hingga Maret 2018.





comments powered by Disqus