bisnis

Arab Saudi berhentikan 71 persen ekspatriat di sektor pemerintah

Tahun lalu, terdapat 60 ribu pekerja asing bekerja di sektor pemerintah.

05 November 2018 09:25

Arab Saudi telah memberhentikan 71 persen dari total ekspatriat bekerja di kantor-kantor pemerintah, seperti dilansir surat kabar Al-Watan.

Bank sentral Arab Saudi, the Saudi Arabian Monetary Authority (SAMA) bilang tahun lalu terdapat 60 ribu pekerja asing bekerja di sektor pemerintah. 

Kementerian Layanan Sipil Arab Saudi pada September tahun lalu menyebutkan pihaknya berencana mengganti seluruh ekspatriat bekerja di sektor pemerintah. Kementerian menargetkan mengganti 28 ribu ekspatriat dengan warga Saudi paling lambat akhir 2020. 

Meski begitu Kementerian Layanan Sipil mengakui sektor pendidikan dan kesehatan masih terbuka bagi pekerja asing. Kedua sektor ini masih diisi oleh 91 persen ekspatriat. 

Menteri Layanan Sipil Sulaiman al-Hamdan mengakui masih sukar mengganti seluruh ekspatriat di sektor pendidikan dan kesehatan pada 2020.

Melalui program Saudisasi, pemerintah membatasi sejumlah pekerja asing di sektor swasta untuk menyediakan lapangan kerja untuk 1,2 juta warga Saudi dan menurunkan angka pengangguran menjadi sembilan persen pada 2022. 

 

 

 

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (emirates.com)

Kuwait proyeksikan defisit US$ 25 miliar untuk anggaran belanja mendatang

Rencana anggaran ini disusun berdasarkan asumsi harga minyak dunia US$ 55 per barel.

Gambar wajah Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Ibu Kota Doha, Qatar. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Qatar berencana naikkan investasi di Amerika jadi US$ 45 miliar

Investasi QIA di Amerika saat ini berjumlah US$ 30 miliar.

Menteri Energi, Industri dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih saat wawancara khusus dengan stasiun televisi Al-Arabiya, di sela lawatannya ke Cina, 31 Agustus 2016. (Al-Arabiya)

Arab Saudi kurangi produksi minyak 800 ribu barel bulan ini

Bulan depan, produksi dikurangi lagi seratus ribu barel menjadi 7,1 juta barel per hari.

Suasana Ibu Kota Sanaa, Yaman, sebelum serangan udara pasukan koalisi dipimpin Arab Saudi. (zakariya dhaman/al-jazeera)

Puluhan ribu warga Yaman eksodus dari Arab Saudi

Terdapat dua juta warga Yaman di Arab Saudi menanggung kehidupan sepuluh juta anggota keluarganya di kampung halaman.





comments powered by Disqus