bisnis

Hubungan dagang Israel-Maroko meningkat

Paling mengejutkan adalah Maroko menjadi tujuan investasi Israel pertama di dunia Arab.

06 November 2018 12:50

Meski kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik dan seruan menolak normalisasi ekonomi dengan Israel menguat di Maroko, rupanya hubungan dagang antara kedua negara terus meningkat.

Data dilansir Biro Pusat Statistik Israel tahun ini menunjukkan perdagangan antara negara Zionis itu dengan Maroko tahun lalu senilai US$ 37 juta.

Artinya, Maroko termasuk empat besar importir produk-produk Israel dari 22 negara Afrika. Negara Arab maghribi ini berada di posisi kesembilan dalam kategori eksportir terbesar ke Israel. Nilai perdagangan Israel-Maroko selama 2014-2017 berjumlah US$ 149 juta.

Paling mengejutkan adalah Maroko menjadi tujuan investasi Israel pertama di dunia Arab. Perusahaan raksasa di bidang teknologi pertanian Netafim tahun lalu membentuk sebuah anak usaha senilai US$ 2,9 juta di Maroko.

Perkembangan ini sejalan dengan kecenderungan makin mesranya hubungan Israel dengan negara-negara Arab. "Israel berusaha mendekati sejumlah pemerintah negara Arab...jadi di masa depan, akan ada lebih banyak investasi dari israel seperti Netafim," kata Adil Abdil Ghafar, peneliti di Brookings Doha Center.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.

Logo Saudi Binladin Group. (Arab News)

Pemerintah Arab Saudi ambil alih manajemen Binladin Group

Istidama memperoleh 36,22 persen saham Binladin Group dari tiga Bin Ladin bersaudara , yaitu Bakr, Saleh, dan Saad, ditangkap atas tudingan korupsi oleh komisi dipimpin oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.





comments powered by Disqus