bisnis

Arab Saudi kurangi ekspor minyak 500 ribu barel bulan depan

Belum ada konsensus untuk mengurangi produksi minyak tahun depan.

12 November 2018 10:50

Arab Saudi akan mengurangi ekspor minyaknya 500 ribu barel perhari. 

"Ekspor minyak mentah kami buat Desember akan lebih rendah 500 ribu barel ketimbang November," kata Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih kemarin, di sela pertemuan para produsen minyak utama global di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Pengumuman dari Falih ini keluar saat para produsen minyak - OPEC (Organisadi Negara-negara Pengekspor Minyak) dan non-OPEC - belum mencapai konsensus soal pengurangan produksi untuk tahun depan. 

Produsen minyak OPEC dan di luar OPEC sepakat buat membatasi produksi minyak selama Januati-Desember tahun ini. Langkah itu sebagai upaya menggenjot harga minyak mentah global anjlok sejak pertengahan 2014.

Falih bilang Arab Saudi menghasilkan 10,7 juta barel minyak per hari sejak Oktober lalu. 

 

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Menteri Energi, Industri dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih saat wawancara khusus dengan stasiun televisi Al-Arabiya, di sela lawatannya ke Cina, 31 Agustus 2016. (Al-Arabiya)

Arab Saudi kurangi produksi minyak 800 ribu barel bulan ini

Bulan depan, produksi dikurangi lagi seratus ribu barel menjadi 7,1 juta barel per hari.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Jumlah cadangan minyak Arab Saudi 268,5 miliar barel

Saudi memiliki cadangan gas sebesar 325,1 triliun kaki kubik

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih. (Arab News)

OPEC dan produsen non-OPEC setuju untuk tidak naikkan produksi minyak

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka meminta OPEC membantu menurunkan harga minyak mentah global dengan mengurangi produksi.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Pemerintah Arab Saudi ambil alih manajemen Binladin Group

Istidama memperoleh 36,22 persen saham Binladin Group dari tiga Bin Ladin bersaudara , yaitu Bakr, Saleh, dan Saad, ditangkap atas tudingan korupsi oleh komisi dipimpin oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

22 Maret 2019

TERSOHOR