bisnis

Menteri ekonomi Israel terima undangan dari Bahrain

Netanyahu berencana mengunjungi Bahrain.

27 November 2018 18:30

Menteri Perekonomian Israel Eli Cohen telah menerima undangan untuk mengunjungi Bahrain pada pertengahan April tahun depan, seperti dilansir the Israel Broadcasting Corporation (Makan) Ahad malam lalu.

Cohen akan berpartisipasi dalam konferensi bertajuk the Startup Nations Ministerial, sebuah konferensi teknologi internasional digelar oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Makan menulis selama tiga hari, konferensi itu bakal membahas beragam cara untuk mempromosikan pertumbuhan ekonomi dengan partisipasi para pembuat keputusan, pengusaha, dan investor dari 170 negara.

Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dua pekan lalu mengungkapkan Netanyahu akan melawat ke Bahrain sehabis berkunjung ke Oman akhir bulan lalu.

Dalam lawatannya ke Oman, Netanyahu didampingi istrinya, Sarah, diterima oleh Sultan Qabus bin Said. Ketika itu, Netanyahu bilang hubungan antara Tel Aviv dan sejumlah negara Arab terus meningkat.

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Qatar akan pasok tiga juta ton LNG per tahun ke Kuwait

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.

Ladang gas Tamar di Israel. (LNG World News)

Israel mulai ekspor gas ke Mesir

Sesuai kesepakatan, akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhamnad bin Zayid an-Nahyan menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Istana Qasr al-Watan di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 12 Januari 2020. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Indonesia gandeng UEA buat bangun ibu kota baru di Kalimantan Timur

Indonesia dan UEA teken perjanjian investasi senilai Rp 312 triliun.

Pantai di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (labuanbajotour.com)

Qatar akan bangun tiga hotel di Labuan Bajo senilai hampir Rp 7 triliun

Qatar juga mempunyai proyek investasi di kawasan ekonomi khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.   





comments powered by Disqus