bisnis

Irak tahun depan alokasikan 67 persen penjualan minyaknya ke Asia

Saat ini 60 persen dari ekspor minyak Irak ke Asia.

30 November 2018 10:03

Kementeriaan Perminyakan Irak Irak Selasa lalu bilang tahun depan bakal mengalokasikan 67 persen penjualan minyaknya ke pasar Asia, 20 persen buat Eropa, dan 13 persen bagi Amerika Utara dan Selatan.

Melalui keterangan tertulis, Kementerian Perminyakan menyebut penjualan minyak negara Dua Sungai itu termasuk pengiriman dari ladang-ladang minyak di wilayah selatan dan Kirkuk.

Menteri Perminyakan Irak Thamir Ghadban menjelaskan penjualan minyak Irak pada 2019 bertujuan memelihara stabilitas.

Kepala pemasaran minyak negara (SOMO) Maret lalu mengatakan Irak akan memprioritaskan pasar Asia. Dia menambahkan saat ini 60 persen dari ekspor minyak Irak ke Asia.

Logo Saudi Binladin Group. (Arab News)

Pemerintah Arab Saudi ambil alih manajemen Binladin Group

Istidama memperoleh 36,22 persen saham Binladin Group dari tiga Bin Ladin bersaudara , yaitu Bakr, Saleh, dan Saad, ditangkap atas tudingan korupsi oleh komisi dipimpin oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

Gerai GraPARI kedua di Kota Madinah, Arab Saudi, diresmikan pada 18 Maret 2019. (KJRI Jeddah buat Albalad.co)

Telkomsel buka GraPARI kedua di Madinah

Di sela peresmian, diperkenalkan pula aplikasi Haji Pintar kini telah dilengkapi dengan fitur tombol panik sesuai usulan KJRI Jeddah tahun lalu.

Perusahaan minyak asing beroperasi di Irak. (Al-Jazeera)

Irak punya cadangan minyak 300 miliar barel

Irak tahun lalu menaikkan prediksi soal cadangan minyak menjadi 153 miliar barel dari estimasi sebelumnya sebesar 143 miliar barel.

Ibu Kota Baghdad, Irak. (baghdad-airport.com)

Irak perlu US$ 4 miliar buat investasi di industri hilir minyak

Irak berencana meningkatkan kapasitas produksi minyak mentahnya menjadi tujuh juta barel sehari pada 2022, dari lima juta barel saat ini.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Pemerintah Arab Saudi ambil alih manajemen Binladin Group

Istidama memperoleh 36,22 persen saham Binladin Group dari tiga Bin Ladin bersaudara , yaitu Bakr, Saleh, dan Saad, ditangkap atas tudingan korupsi oleh komisi dipimpin oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

22 Maret 2019

TERSOHOR