bisnis

Aktivis Saudi serukan boikot semua produk Turki

Para aktivis Arab Saudi itu menegaskan kampanye boikot produk Turki ini untuk menghukum Erdogan lantaran terlalu mencampuri urusan dalam negeri Saudi.

18 Desember 2018 16:05

Sejumlah aktivis Arab Saudi menyerukan boikot atas seluruh produk Turki dijual di negara Kabah itu. Gerakan ini sebagai protes terhadap sikap Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan terus menekan Riyadh dalam kasus pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.

Seruan boikot itu dilakukan melalui Twitter dengan tanda pagar #Saudi_tolak_produk_Turki. Mereka menyerukan warga Arab Saudi untuk membeli produk lokal atau buatan negara bersahabat.

Para aktivis Arab Saudi itu menegaskan kampanye boikot produk Turki ini untuk menghukum Erdogan lantaran terlalu mencampuri urusan dalam negeri Saudi.

Erdogan menekankan Turki akan terus menyelidiki kasus kematian Khashoggi hingga pelaku dan dalangnya dihukum. Ankara sudah meminta Riyadh mengekstradisi para pelaku, namun ditolak.

Khashoggi tewas dibunuh awal Oktober lalu dalam Konsulat Arab Saudi di Kota Istanbul, Turki. Mayatnya kemudian dimutilasi dan sampai sekarang tidak diketahui di mana potongan-potongan jenazahnya.

Saudi mulanya menyangkal Khashoggi dihabisi, tepai akhirnya mengaku setelah Turki melansir identitas dan foto 15 anggota tim pembunuh Khashoggi. Royadh menyebut Khashoggi terbunuh lantaran berkelahi di dalam konsulat. Kemudian Riyadh mengubah cerita: pembunuhan Khashoggi memang direncanakan.

Erdogan menyatakan otoritas tertinggi Arab Saudi - Raja Salman bin Abdul Aziz atau Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman - bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi. CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika Serikat) dan Senat Amerika menyimpulkan Bin Salman terlibat dalam pembunuhan Khashoggi.

Wartawan Jamal saat akan memasuki kantor Konsulat Arab Saudi di Kota Istanbul, Turki, 2 Oktober 2018. (Screengrab)

Ajal Khashoggi di Konsulat Saudi

Di bagian kesimpulan, Agnes mendesak Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan sebuah penyelidikan pidana.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

PBB sebut ada bukti kuat putera mahkota Arab Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

Turki bareng KOngres Amerika Serikat, dan CIA memang sudah menyatakan Bin Salman merupakan pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

IPO Aramco dijadwalkan tahun depan

Waktu pelaksanaan IPO bergantung pada kondisi pasar, jumlah saham akan dilepas, dan pengambilalihan Aramco atas mayoritas saham perusahaan petrokimia SABIC dari PIF (Dana Investasi Pemerintah).

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Tiga teman Khashoggi terancam dibunuh oleh Arab Saudi

Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Arab Saudi mulai tawarkan izin tinggal tetap bagi warga asing

Terdapat dua jenis izin tinggal tetap ditawarkan, yakni berlaku sepuluh tahun dengan tarif Rp 3,01 miliar dan yang bermasa setahun seharga Rp 377,5 juta.

24 Juni 2019

TERSOHOR