bisnis

Bahran tidak akan kenakan VAT terhadap produk minyaknya

Bahrain direncanakan menerapkan VAT tahun depan.

26 Desember 2018 10:33

Menteri Perminyakan Bahrain Syekh Muhammad bin Khalifah al-Khalifah kemarin bilang negaranya tidak mengenakan VAT (pajak pertambahan nilai) terhadap produk minyaknya.

Selain itu, juga ada beberapa produk tidak dikenai VAT.

Majelis Tinggi parlemen Bahrain mengesahkan rancangan beleid soal VAT Oktober lalu. Bahrain direncanakan menerapkan VAT tahun depan.

Pemberlakukan VAT sebesar lima persen merupakan kesepakatan dicapai enam negara anggota GCC (Dewan Kerjasama Teluk), yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Oman.

Tadinya, GCC sepakat menerapkan VAT mulai Januari 2018, namun hanya Saudi dan UEA memberlakukan hal itu.

Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Twitter/DXBMediaOffice)

70 persen perusahaan di Dubai terancam tutup gegara dampak Covid-19

Pertumbuhan ekonomi Dubai tahun lalu hanya 1,94 persen, paling rendah sejak krisis keuangan global pada 2008-2009.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Utang Arab Saudi melonjak 1.560 persen sejak Raja Salman berkuasa

Di akhir tahun lalu, utang negara Kabah itu mencapai Rp 2.719 triliun. Padahal sampai 2014, utang Saudi hanya Rp 175 triliun.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi borong saham Boeing, Citigroup, Disney, dan Facebook

PIF telah membeli saham seharga Rp 12,3 triliun di British Petroleum, Rp 10,6 triliun di Boeing, Rp 7,4 triliun di Walt Disney, serta saham senilai Rp 7,8 triliun di Citigroup dan Facebook.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Arab Saudi akan kurangi lagi produksi minyaknya satu juta barel mulai bulan depan

Mulai bulan depan, produksi minyak Saudi menjadi 7,492 juta barel per hari, jauh di bawah kapasitas produksi lebih dari 12 juta barel saban hari.





comments powered by Disqus