bisnis

ENOC akan buka 45 pompa bensin baru di Arab Saudi

Arab Saudi menargetkan 1.200 pompa bensin beroperasi dalam beberapa tahun mendatang.

29 Desember 2018 09:25

ENOC, perusahaan minyak dan gas asal Dubai (Uni Emirat Arab), berencana membuka 45 pompa bensin baru di Arab Saudi dalam dua tahun mendatang. 

Pembukaan 45 pompa bensin baru ENOC itu akan dilakukan di wilayah tengah dan timur Arab Saudi. Tiap pompa bensin bakal dilengkapi oleh toko ZOOM dan gerai lainnya.  

CEO ENOC Saif Humaid al-Falasi bilang perusahaannya sudah mengoperasikan pompa bensin di Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi selama 40 tahun. "Pengalaman itu menjadi bukti atas kemampuan kami membangun infrastruktur dan melayani kebutuhan bahan bakar konsumen di Arab Saudi," katanya. 

ENOC, sekarang mengoperasikan 14 pompa bensin di Arab Saudi, bakal menghadapi pesaing baru ADNOC dan Saudi Aramco. 

ADNOC bulan ini membuka dua pompa bensin pertamanya di Ibu Kota Riyadh. Aramco juga berencana membangun pompa bensin di seantero negara Kabah itu. 

Arab Saudi menargetkan 1.200 pompa bensin beroperasi dalam beberapa tahun ke depan. 

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.

Logo Saudi Binladin Group. (Arab News)

Pemerintah Arab Saudi ambil alih manajemen Binladin Group

Istidama memperoleh 36,22 persen saham Binladin Group dari tiga Bin Ladin bersaudara , yaitu Bakr, Saleh, dan Saad, ditangkap atas tudingan korupsi oleh komisi dipimpin oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.





comments powered by Disqus