bisnis

Perusahaan Arab Saudi beli mesin cetak 3D terbesar sejagat

The Bod 2 itu dapat menghasilkan bangunan berukuran 12x27x9 meter dan bangunan tiga lantai seluas 300 meter persegi tiap lantainya.

17 Maret 2019 20:20

Perusahaan konstruksi asal Arab Saudi, Elite for Construction & Development Company, telah membeli mesin cetak tiga dimensi (3D) terbesar sejagat bikinan perusahaan Denmark, Cobod International.

Mesin 3D bernama the Bod 2 itu dapat menghasilkan bangunan berukuran 12x27x9 meter dan bangunan tiga lantai seluas 300 meter persegi tiap lantainya.

Melalui keterangan tertulis, Cobod International bilang The Bod 2 bakal dikirim ke Arab Saudi paling lambat akhir Mei mendatang.    

Pada 2017, Cobod International - berkantor pusat di Ibu Kota Kopenhagen - membangun gedung dari hasil mesin cetak 3D pertama di Eropa. Bangunan ini dibuat menggunakan mesin cetak the Bod. Setahun kemudian, Cobod membuat the Bod 2.  

CEO Cobod International Henrik Lund-Nielsen mengaku sangat bangga menerima pesanan dari perusahaan Arab Saudi itu. "The Bod 2 bukan hanya mesin cetak 3 D tercepat di dunia, tapi juga pendekatan modular the Bod 2 membuat kami bisa memenuhi ukuran diinginkan oleh Elite For Construction & Development Company," katanya.

Manajer Umum Elite For Construction & Development Company Saad Syathri mengatakan the Bod 2 merevolusi teknologi di seantero Arab Saudi. "The Bod 2 membuat pengeluaran menjadi jauh lebih rendah dibanding membeli mesin cetak menggunakan material buatan asing," ujarnya.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

UEA tahun depan berlakukan cukai atas minuman mengandung gula dan rokok elektrik

UEA sudah menerapkan cukai atas produk merusak kesehatan dan lingkungan sejak 2017.

Bangunan terjangkung sejagat Burj Khalifah, berlokasi di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Tarif beriklan di dinding luar Burj Khalifah minimum Rp 970 juta

Huawei dan Walt Disney pernah beriklan di dinding luar Burj Khalifah.

Konglomerat Dubai, Khalaf al-Habtur. (Gulf Business)

Konglomerat Dubai minta larangan penggunaan Skype di UEA dicabut

Al-Habtur September tahun lalu juga mendesak larangan pemakaian telepon WhatsApp di UEA dicabut.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco raup pendapatan bersih Rp 668 triliun di semester pertama tahun ini

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman pernah bilang IPO Aramco akan dilakukan paling lambat tahun depan atau awal 2021.





comments powered by Disqus