bisnis

Arab Saudi akan terbitkan izin tinggal tetap bagi investor asing seharga Rp 3 miliar

Sedangkan izin tinggal berlaku setahun dan dapat diperbarui harganya SAR 100 ribu (Rp 387 juta).

18 Mei 2019 06:23

Kabinet Arab Saudi Selasa lalu menyetujui undang-undang telah disahkan oleh Dewan Syura mengenai pemberian visa khusus atau izin tinggal bagi ekspatriat berkeahlian tinggi atau investor asing.

Sejumlah sumber mengetahui kebijakan ini mengungkapkan terdapat dua jenis visa khusus, yakni izin tinggal tetap dan izin tinggal berlaku setahun. Untuk memperoleh izin tinggal tetap dikenakan biaya SAR 800 ribu (riyal Arab Saudi) atau setara Rp 3 miliar, sedangkan izin tinggal berlaku setahun dan dapat diperbarui harganya SAR 100 ribu (Rp 387 juta).

Aturan teknis dari vissa khusus ini bakal dikeluarkan oleh badan sedang dibentuk dan diberi nama Pusat Iqaamah Khusus. Lembaga ini diberi mandat 90 hari untuk merumuskan segala kebijakan dan aturan sebelum visa istimewa itu dikeluarkan.

Para pemegang visa khusus ini akan memiliki beragam keuntungan, termasuk boleh mempunyai properti di Arab Saudi, bisa menyewa properti, bisa mendapat layanan kesehatan dan pendidikan, serta boleh mengeluarkan visa bagi anggota kerabat.

Kebijakan visa khusus ini merupakan bagian dari reformasi ekonomi untuk mendorong peran swasta dalam membangun negara Kabah itu.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Trump jatuhkan sanksi terhadap Bank Sentral Iran

Amerika bakal mengirim tambahan pasukan serta peralatan sistem pertahanan udara dan peluru kendali ke Arab Saudi untuk memperkuat pertahanan negara Kabah itu.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman didampingi Chairman Saudi Aramco yasir ar-Rumayyan dan CEO Aramco Amin Nasir dalam jupa pers di Kota Jeddah, 17 September 2019. (Saudi Gazette)

Produksi minyak Saudi kembali normal akhir bulan ini

Pangeran Abdul Aziz mengatakan produksi minyak rata-rata Saudi pada bulan ini dan bulan depan sebesar 9,89 juta barel tiap hari.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Produksi 5,7 juta barel minyak Saudi dihentikan setelah dua fasilitas Aramco diserang

Serbuan pesawat nirawak itu juga menghentikan produksi dua miliar kaki kubik gas per hari.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco siap laksanakan IPO dalam dua tahap

IPO Aramco tahap pertama di Tadawul akan dilakukan tahun ini.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Trump jatuhkan sanksi terhadap Bank Sentral Iran

Amerika bakal mengirim tambahan pasukan serta peralatan sistem pertahanan udara dan peluru kendali ke Arab Saudi untuk memperkuat pertahanan negara Kabah itu.

21 September 2019

TERSOHOR