bisnis

Oman akan berlakukan cukai rokok dan minuman beralkohol sebesar 100 persen

Pendapatan negara dari pajak atas produk-produk tidak sehat diperkirakan dapat mencapai Rp 3,7 triliun setahun.

09 Juni 2019 22:46

Oman berencana memberlakukan cukai sebesar seratus persen atas rokok, minuman beralkohol, daging babi, dan minuman berenergi mulai 15 Juni.

Selain itu, menurut Sekretariat Jenderal Pajak, cukai senilai 50 persen juga akan diterapkan terhadap minuman berkarbonasi.

Pemberlakukan cukai dan VAT (pajak pertambahan nilai) sesuai dengan kebijakan diambil enam negara anggota GCC (Dewan Kerjasama Teluk), termasuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, sebagai salah satu cara untuk mencari sumber pendapatan negara selain minyak.

Ketua Komite Ekonomi dan keuangan Dewan Syura Oman Saleh bin Said Masan November tahun lalu memperkirakan pendapatan negara dari pajak atas produk-produk tidak sehat dapat mencapai seratus juta riyal Oman (Rp 3,7 triliun) setahun.

"Konsumsi barang-barang dikenai pajak akan turun selama tahun pertama pemberlakuan aturan cukai hingga 15-20 persen, akan meningkatkan level kesehatan masyarakat," kata Saleh. Dia menambahkan penurunan permintaan atas produk-produk kena cukai bakal menaikkan nilai neraca perdagangan Oman.

Bulan lalu, Arab Saudi menerapkan cukai 100 persen terhadap rokok elektrik dan produk-produk dipakai dalam rokok itu, serta cukai 50 persen atas minuman berkadar gula.

Negara Kabah ini juga sudah memberlakukan cukai 100 persen atas rokok dan produk tembakau lainnya, 100 persen cukai terhadap minuman berenergi, dan cukai 50 persen untuk minuman bersoda.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Todays Zaman)

Turki memulai lagi penerbangan kargo dengan Israel

Di hari sama pesawat kargo Israel mendarat di Istanbul, Erdogan mengecam rencana aneksasi wilayah Tepi Barat.

Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Twitter/DXBMediaOffice)

70 persen perusahaan di Dubai terancam tutup gegara dampak Covid-19

Pertumbuhan ekonomi Dubai tahun lalu hanya 1,94 persen, paling rendah sejak krisis keuangan global pada 2008-2009.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Utang Arab Saudi melonjak 1.560 persen sejak Raja Salman berkuasa

Di akhir tahun lalu, utang negara Kabah itu mencapai Rp 2.719 triliun. Padahal sampai 2014, utang Saudi hanya Rp 175 triliun.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi borong saham Boeing, Citigroup, Disney, dan Facebook

PIF telah membeli saham seharga Rp 12,3 triliun di British Petroleum, Rp 10,6 triliun di Boeing, Rp 7,4 triliun di Walt Disney, serta saham senilai Rp 7,8 triliun di Citigroup dan Facebook.





comments powered by Disqus