bisnis

IPO Aramco dijadwalkan tahun depan

Waktu pelaksanaan IPO bergantung pada kondisi pasar, jumlah saham akan dilepas, dan pengambilalihan Aramco atas mayoritas saham perusahaan petrokimia SABIC dari PIF (Dana Investasi Pemerintah).

16 Juni 2019 07:47

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman bilang IPO (penjualan saham perdana) Saudi Aramco dijadwalkan berlangsung tahun depan atau awal 2021.

"Kami berkomitmen untuk melakukan IPO Saudi Aramco  tapi kalau keadaan dan waktunya sudah tepat," kata Bin Salman dalawam wawancara khusus dengan surat kabar Asharq al-Awsat. Dia menambahkan penentuan lokasi IPO masih terlalu dini.

Bin Salman pernah menyatakan IPO Aramco, merupakan inti dari Visi 2030 - bakal dilaksanakan di semester kedua tahun lalu. IPO sebesar lima persen saham ini diyakini mampu meraup dana sekitar US$ 100 miliar.

Menurut dia, sebagian besar persiapan untuk IPO Aramco sudah rampung, tapi waktu pelaksanaannya bakal bergantung pada sejumlah faktor, termasuk kondisi pasar, jumlah saham akan dilepas, dan pengambilalihan Aramco atas mayoritas saham perusahaan petrokimia SABIC dari PIF (Dana Investasi Pemerintah).

Bin Salman menjelaskan beberapa kebijakan penting telah diambil untuk mempersiapkan IPO Aramco, seperti menerbitkan sistem pajak karbon, penerbitan kembali waralaba eksklusif, penunjukan direksi baru, dan rilis laporan keuangan serta audit cadangan minyak Aramco untuk pertama kali.

"Semua langkah ini buat memperkuat transparansi merupakan prinsip inti dari Visi Saudi 2030 berkomitmen melindungi kepentingan Arab Saudi dan para calon investor," ujar Bin Salman.

Dia mengatakan Aramco juga telah mengubah aturan internal, statusnya kini perusahaan saham gabungan, serta memenuhi syarat pasar keuangan untuk IPO. Dia meyakini hal-hal itu telah membikin investor di seluruh dunia puas.

Serangan pengebom nirawak milik milisi Al-Hutiyun di Yaman pada 13 April 2021 menghancurkan kilang minyak milik Saudi Aramco di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Screenshot YouTube)

Serangan Al-Hutiyun hancurkan kilang Aramco di Jeddah

Sejak berperang dengan Al-Hutiyun pada Maret 2015, Saudi keteteran dan hampir saban hari menjadi target serangan oleh milisi sokongan Iran itu.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Pengebom nirawak Al-Hutiyun ledakkan tangki minyak Aramco di Jazan

Serangan itu sempat menghentikan penerbangan menuju Dammam dan Jeddah.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Laba Aramco tahun lalu anjlok menjadi Rp 704 triliun

Walau laba melorot, Aramco mengumumkan tahun ini tetap akan membagikan dividen sebesar US$ 75 miliar.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Al-Hutiyun serang kilang Aramco di Riyadh pakai enam pengebom nirawak

"Kami menyerukan kembali epada semua perusahaan dan warga negara asing untuk menjauhi objek militer dan vital karena mereka menjadi target sah kami dan bisa diserang kapan saja," kata Yahya.





comments powered by Disqus