bisnis

Delegasi bisnis UEA berkunjung ke Jakarta

Delegasi ini akan dipimpin oleh Menteri Energi dan Industri Suhail al-Mazrawi. Delegasi ini berisi para pengusaha dari sektor minyak dan gas, pariwisata, real estate, dan industri.

04 Juli 2019 09:30

Delegasi bisnis dari Uni Emirat Arab (UEA) dijadwalkan berkunjung ke Indonesia selama dua hari, 4-5 Hamad Shahwan adh-Dhahiri.

Menurut Wakil Ketua Komite Timur Tengah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Muhammad Bawazir, delegasi ini akan dipimpin oleh Menteri Energi dan Industri Suhail al-Mazrawi. Delegasi ini berisi para pengusaha dari sektor minyak dan gas, pariwisata, real estate, dan industri.

Ikut dalam rombongan berjumlah 46 orang itu antara lain CEO Petroleum & Petrochemicals Mubadala Musabbih Hilal al-Kaabi, Direktur Departemen Ekuitas Privat ADIA (Otoritas Investasi Abu Dhabi), dan Sekretaris Jenderal Federasi Kadin UEA Humaid bin Salim.

Bawazir berharap lawatan delegasi bisnis dari UEA ini dapat dimanfaatkan dengan baik. "Jangan sekadar tanda tangan nota kesepahaman tapi tidak ada tindak lanjut," katanya kepada Albalad.co.

Menteri Energi dan Industri UEA Suhail al-Mazrawi pagi ini diagendakan bertemu pimpinan Pertamina, SKK Migas, dan Dewan Energi Nasional di kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya mineral.

Delegasi bisnis UEA itu kemudian berlanjut mengadakan pertemuan dengan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, Bank mandiri, dan Bank nasional Indonesia di kantor OJK.

Sorenya, menggelar pertemuan dengan perusahaan pemeringah bergerak di sektor perbankan dan keuangan, kemudian bertemu Chairul Tanjung.

Besok, delegasi bisnis UEA mengadakan pertemuan dengan kadin Indonesia di kantor    

 

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Trump jatuhkan sanksi terhadap Bank Sentral Iran

Amerika bakal mengirim tambahan pasukan serta peralatan sistem pertahanan udara dan peluru kendali ke Arab Saudi untuk memperkuat pertahanan negara Kabah itu.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman didampingi Chairman Saudi Aramco yasir ar-Rumayyan dan CEO Aramco Amin Nasir dalam jupa pers di Kota Jeddah, 17 September 2019. (Saudi Gazette)

Produksi minyak Saudi kembali normal akhir bulan ini

Pangeran Abdul Aziz mengatakan produksi minyak rata-rata Saudi pada bulan ini dan bulan depan sebesar 9,89 juta barel tiap hari.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Produksi 5,7 juta barel minyak Saudi dihentikan setelah dua fasilitas Aramco diserang

Serbuan pesawat nirawak itu juga menghentikan produksi dua miliar kaki kubik gas per hari.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco siap laksanakan IPO dalam dua tahap

IPO Aramco tahap pertama di Tadawul akan dilakukan tahun ini.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Trump jatuhkan sanksi terhadap Bank Sentral Iran

Amerika bakal mengirim tambahan pasukan serta peralatan sistem pertahanan udara dan peluru kendali ke Arab Saudi untuk memperkuat pertahanan negara Kabah itu.

21 September 2019

TERSOHOR