bisnis

Arab Saudi naikkan harga bensin

IMF pernah memperkirakan Saudi tidak lagi mengalami defisit pada 2023.

14 Juli 2019 23:23

Mulai hari ini, Arab Saudi menaikkan harga bensin Oktan 95 dari 2,10 riyal menjadi 2,18 riyal. Sedangkan harga bensin Oktan 91 meningkat menjadi 1,53 riyal dari 1,44 riyal.

Melalui keterangan tertulis kemarin, Saudi Aramco bilang harga bensin di dalam negeri bisa naim atau turun tergantung perubahan harga ekspor minyak dari Arab Saudi ke pasar global.

Negara Kabah ini mulai mencabut subsidi energi dan air untuk mengatasi defisit sejak melorotnya harga minyak mentah dunia pada 2014. IMF (Dana Moneter Internasional) pernah memperkirakan Saudi tidak lagi mengalami defisit pada 2023.

Selain menghapus subsidi energi, Riyadh juga menerapkan pajak, cukai, dan VAT (pajak pertambahan nilai) sebagai alternatif untuk sumber pendapatan negara.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

UEA tahun depan berlakukan cukai atas minuman mengandung gula dan rokok elektrik

UEA sudah menerapkan cukai atas produk merusak kesehatan dan lingkungan sejak 2017.

Bangunan terjangkung sejagat Burj Khalifah, berlokasi di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Tarif beriklan di dinding luar Burj Khalifah minimum Rp 970 juta

Huawei dan Walt Disney pernah beriklan di dinding luar Burj Khalifah.

Konglomerat Dubai, Khalaf al-Habtur. (Gulf Business)

Konglomerat Dubai minta larangan penggunaan Skype di UEA dicabut

Al-Habtur September tahun lalu juga mendesak larangan pemakaian telepon WhatsApp di UEA dicabut.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco raup pendapatan bersih Rp 668 triliun di semester pertama tahun ini

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman pernah bilang IPO Aramco akan dilakukan paling lambat tahun depan atau awal 2021.





comments powered by Disqus