bisnis

Bani Saud keluarga paling tajir keempat sejagat

Bani Saud, terdiri dari 15 ribu anggota mulai bayi hingga lanjut usia, menguasai kekayaan berjumlah Rp 1.422,3 triliun.

12 Agustus 2019 14:31

Bani Saud, keluarga penguasa Arab Saudi sejak 87 tahun lalu, merupakan keluarga plaing tajir keempat sejagat dalam daftar Bloomberg Billionaires Index tahun ini.

Bani Saud, terdiri dari 15 ribu anggota mulai bayi hingga lanjut usia, menguasai kekayaan berjumlah US$ 100 miliar atau kini setara Rp 1.422,3 triliun. Angka ini diperoleh dari hitungan sangat konservatif: terutama berdasarkan sumber-sumber pendapatan dapat dilacak jejaknya, yakni tunjangan bulanan diberikan kepada semua anggota Bani Saud oleh kantor raja (Dewan Kebangsawanan).

Tunjangan bulanan bagi semua pangeran dan puteri kerajaan, menurut sebuah kabel diplomatik Kedutaan Besar Amerika Serikat pada 1996 dan dibocorkan oleh Wikileaks nilainya mulai US$ 800 hingga US$ 270 ribu. Secara keseluruhan tunjangan itu berjumlah US$ 2 miliar setahun.

Tapi tidak jelas bagaimana perhitungannya dan apakah besaran tunjangan bulanan itu sudah berubah atau belum.

Kalau tunjangan bulanan itu naik mengikuti inflasi atau perolehan pendapatan dari penjualan minyak dan diinvestasikan di pasar modal, Bani Saud bisa menjadi keluarga paling kaya di dunia dengan harta sekitar US$ 1 triliun (Rp 14.223,2 triliun).

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman diperkirakan berharta US$ 1 miliar (Rp 14,2 triliun). "Mengenai pengeluaran pribadi saya, saya ini orang kaya dan bukan orang miskin," katanya dalam wawancara khusus dengan CBS. "Saya adalah anggota keluarga penguasa sudah ratusan tahun sebelum Arab Saudi dibentuk."

Keluarga Walton pemilik Walmart memuncaki daftar keluarga paling tajir di muka Bumi dengan kekayaan US$ 190,5 miliar. Disusul keluarga Frank Mars (US$ 126,5 miliar), dan keluarga Koch (US$ 124,5 miliar) di posisi ketiga.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

IPO Aramco dijadwalkan tahun depan

Waktu pelaksanaan IPO bergantung pada kondisi pasar, jumlah saham akan dilepas, dan pengambilalihan Aramco atas mayoritas saham perusahaan petrokimia SABIC dari PIF (Dana Investasi Pemerintah).

Daftar produk Turki diserukan untuk diboikot di Arab Saudi. (Twitter)

Aktivis Saudi serukan boikot semua produk Turki

Para aktivis Arab Saudi itu menegaskan kampanye boikot produk Turki ini untuk menghukum Erdogan lantaran terlalu mencampuri urusan dalam negeri Saudi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman beli aplikasi penyadap telepon seluler dari Israel seharga US$ 55 juta

Dalam sebuah pertemuan, perwakilan Israel menolak permintaan Arab Saudi untuk membongkar identitas pengguna sebuah akun Twitter antirezim.

Mantan CEO Siemens Klaus Klienfeld akan menjabat penasihat bagi Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman mulai 1 Agustus 2018. Kleinfeld kini menjabat CEO Neom. (Flickr)

Mantan CEO Siemens ditunjuk jadi penasihat putera mahkota Arab Saudi

Proyek pembangunan Neom, kota dan kawasan industri raksasa, membutuhkan investasi sebesar US$ 500 miliar.





comments powered by Disqus