bisnis

Aramco raup pendapatan bersih Rp 668 triliun di semester pertama tahun ini

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman pernah bilang IPO Aramco akan dilakukan paling lambat tahun depan atau awal 2021.

13 Agustus 2019 22:25

Saudi Aramco meraih pendapatan bersih US$ 46,9 miliar (Rp 668 triliun) di semester pertama 2019.

Ini kali pertama perusahaan minyak dan gas milik pemerintah Arab Saudi itu mengumumkan kondisi keuangan mereka. Aramco mulai membuka rahasia keuangan mereka April lalu sebagai syarat untuk mendapat modal dari investor.

Melalui keterangan tertulis kemarin, pendapatan bersih diraup Aramco itu anjlok ketimbang periode serupa tahun lalu, sebesar US$ 53 miliar (Rp 752 triliun). "Meski harga minyak turun di paruh pertama tahun ini, kami masih tetap memperoleh pendapatan solid dan aliran uang tunai aman," kata CEO Aramco Amin nasir.

Namun rilis kemarin tidak menyebut mengenai rencana IPO Aramco.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman pernah bilang IPO Aramco akan dilakukan paling lambat tahun depan atau awal 2021.

Aramco berencana menjual lima persen sahamnya dan diharapkan dapat menggaet dana sekitar US$ 100 miliar.

CEO Saudi Aramco Amin Nasir. (Arab News)

Aramco naikkan produksi minyaknya menjadi 12 juta barel sehari

Permintaan akan minyak di kuartal kedua 2020 diperkirakan sebesar 20-25 juta barel per hari.

Fasilitas milik SABIC, salah satu perusahaan petrokimia terbesar di dunia asal Arab Saudi. (Arab News)

Aramco beli 70 persen saham SABIC seharga Rp 976,9 triliun

Harga per lembar saham SABIC senilai Rp 464 ribu. SABIC merupakan perusahaan petrokimia terbesar keempat di dunia.

Fasilitas milik SABIC, salah satu perusahaan petrokimia terbesar di dunia asal Arab Saudi. (Arab News)

Perusahaan petrokimia terbesar Saudi rugi Rp 3,8 triliun di kuartal pertama 2020

Aramco menyepakati mengakuisisi saham mayoritas SABIC senilai Rp 1.042,5 triliun tahun lalu.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bikin sejarah, Arab Saudi produksi lebih dari 12 juta barel minyak sehari

Dalam rekaman video pendek, Aramco memperlihatkan 18,8 juta barel minyak tengah dimasukkan ke dalam 15 kapal tanker untuk ekspor.





comments powered by Disqus