bisnis

Konglomerat Dubai minta larangan penggunaan Skype di UEA dicabut

Al-Habtur September tahun lalu juga mendesak larangan pemakaian telepon WhatsApp di UEA dicabut.

16 Agustus 2019 06:50

Konglomerat Dubai, Khalaf al-Habtur, meminta kepada pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) untuk mencabut larangan penggunaan aplikasi telepon video Skype.

Dia kembali mengulangi seruannya agar larangan penggunaan telepon suara dan video WhatsApp juga dihapus. Dia bilang aplikasi semacam WhatsApp dan Skype dapat meningkatkan kualitas kehidupan penduduk dan investor di UEA.

"Ini adalah salah satu layanan mesti disedaiakan karena kita ingin menjadi kota pintar," kata Al-Habtur. "Hentikan mentalitas monopoli perusahaan-perusahaan telekomunikasi.

UEA memang sudah bertahun-tahun melarang penggunaan telepon Internet (VoIP). Operator telekomunikasi Etisalat dan du benar-benar memblokir VoIP setelah mereka meluncurkan VoIp sendiri.

Al-Habtur September tahun lalu juga mendesak larangan pemakaian telepon WhatsApp di UEA dicabut.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Produksi 5,7 juta barel minyak Saudi dihentikan setelah dua fasilitas Aramco diserang

Serbuan pesawat nirawak itu juga menghentikan produksi dua miliar kaki kubik gas per hari.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco siap laksanakan IPO dalam dua tahap

IPO Aramco tahap pertama di Tadawul akan dilakukan tahun ini.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

IMF sarankan Arab Saudi naikkan VAT jadi 10 persen

IMF memperkirakan defisit anggaran Saudi tahun ini bakal meningkat menjadi 6,5 persen dari produk domestik bruto dari 5,9 persen tahun lalu.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Raja Salman tunjuk anaknya jadi menteri energi

Tiga anak Raja Salman sudah masuk kabinet.





comments powered by Disqus