bisnis

Forum Bisnis Indonesia-Kuwait hasilkan kesepakatan senilai US$ 13 juta

Saat ini tenaga kerja profesional Indonesia diminati di bidang kesehatan seperti perawat, minyak dan gas baik sebagai teknisi, teknologi informasi, di bidang layanan seperti perhotelan, restoran, dan spa.

02 September 2019 23:55

Indonesia dan Kuwait hari ini menggelar Forum Bisnis di Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. Pertemuan ini digagas bersama antara kamar dagang dan industri kedua negara di sela Sidang Komisi Bersama ke-1 Indonesia dan Kuwait dipimpin menteri luar negeri kedua negara.

Da;am sambutannya, Menteri Luar Negeri Retno Marudi menjelaskan pemerintah dan dunia usaha harus bergerak bersama. Mekanisme kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha, atau antara dunia usaha Indonesia dan Kuwait harus terus diperkuat, seperti dilansir dalam siaran pers Kementerian Luar Negeri diterima Albalad.co hari ini. Mekansime ini dapat memfasilitasi komunikasi semua pemangku kepentingan Indonesia dan Kuwait.

Dia menambahkan infrastruktur bisnis Indonesia-Kuwait perlu terus diperkuat. Dengan memfasilitasi akses pasar produk kedua negara adalah cara efektif untuk mendorong peningkatan volume perdagangan kedua negara. Saat ini Indonesia dan Kuwait sepakat membentuk Komite Dagang Bersama buat memfasilitasi perdagangan Indonesia-Kuwait.

Indonesia dan Kuwait juga harus memusatkan perhatian pada kerjasama di sektor menjadi unggulan kedua negara. "Kerja sama pada sektor energi dan perdagangan di dunia maya adalah sektor unggulan bagi kerja sama Indonesia dan Kuwait ke depan," kata Retno.

Forum Bisnis Indonesia-Kuwait ini dihadiri lebih dari 60 pengusaha kedua negara, khususnya sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), melibatkan sektor minyak dan gas, digital dan e-commerce, pertanian, perikanan, kesehatan, pendidikan, ritel, usaha kecil dan menengah (UKM), keuangan syariah, konstruksi, jasa, pakaian muslim, dan pariwisata.

Forum bisnis ini menghasilkan beberapa kesepakatan bisnis di bidang perikanan, komoditi, digital research untuk UMKM dan e-commerce, big data dan teknologi kecerdasan artifisial Intelligince senilai US$ 13 juta.

Menteri Retno juga melihat gelaran Pasar Pekerja Indonesia, mempertemukan perusahaan pengirim tenaga kerja profesional dengan perusahaan penerima tenaga kerja professional di Kuwait. Saat ini tenaga kerja profesional Indonesia diminati di bidang kesehatan seperti perawat, minyak dan gas baik sebagai teknisi, teknologi informasi, di bidang layanan seperti perhotelan, restoran, dan spa.

Retno bertemu lima perusahaan besar di Kuwait menyalurkan tenaga kerja profesional dari berbagai negara. "Saya titip agar tenaga kerja profesional Indonesia dapat lebih banyak lagi bekerja membangun Kuwait," ujarnya.

Peta Arab Saudi. (Arab News)

Kereta Trans Arab Teluk mulai beroperasi pada 2023

Di tahap pertama, proyek senilai Rp 217,8 triliun ini bakal menghubungkan Arab Saudi, UEA, dan Oman.

Dua jet Gulfstream 5 merupaan bagian dari skuadron pesawat mata-mata milik Angkatan Udara Israel. (IDF)

Perusahaan Israel dan UEA teken kesepakatan bersejarah untuk perangi Covid-19

Kerjasama ini antara Group 42 dengan Rafael Advanced Defense System dan Israel Aerospace Industries.

Pengendara skuter menutup hidung saat melewati tumpukan sampah di Ibu Kota Beirut, Libanon, Kamis, 23 Juli 2015. (Muhammad Azakir, the Daily Star)

Krisis ekonomi paksa warga Libanon pakai sistem barter buat peroleh kebutuhan dasar

Kursi goyang bayi ditukar dengan susu formula, gaun pengantin dengan alat pengaduk adonan kue elektrik.

Jet pribadi Challenger 604 terbang dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, mendarat di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 22 Oktober 2019. (Flightradar24)

Mulai besok, tarif VAT di Arab Saudi naik jadi 15 persen

Arab Saudi bareng UEA pertama kali memberlakukan VAT senilai lima persen sejak 1 Januari 2018.





comments powered by Disqus