bisnis

Aramco tunda pelaksanaan IPO

Tadinya dijadwalkan pada 20 Oktober di Tadawul.

18 Oktober 2019 21:40

Saudi Aramco telah memutuskan untuk menunda pelaksanaan IPO (penjualan saham perdana), menurut sejumlah sumber mengetahui persiapan rencana IPO perusahaan minyak dan gas milik Arab Saudi itu.

Menurut seorang sumber, penundaan itu untuk memberi kesempatan kepada para analis dari bank untuk memasukkan pendapatan perusahaan di kuartal ketiga dalam evaluasi pra IPO Aramco.

Sebelumnya beredar kabar Aramco akan melakoni IPO pada 20 Oktober di Tadawul (Bursa Saham Saudi). Meski ditunda hanya beberapa pekan, hal ini bisa menimbulkan keraguan dari para calon investor.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman mulanya bilan gIPO Aramco akan dilaksanakan di semester kedua tahun lalu. Namun ketupusan berubah menjadi paling lambat akhir tahun depan atau awal 2021.

Selain itu, tadinya Aramco berencana melepas lima persen saham, lantas berubah hanya dua persen saja saham bakal dijual.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Saudi paksa para konglomerat berinvestasi di Aramco

Aramco akan melepas hingga tiga miliar lembar saham (1,5 persen dari total saham) dan diperkirakan dapat meraup dana segar US$ 25,9 miliar. 

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco akan lepas 1,5 persen saham dengan harga 30-32 riyal per lembar

IPO Aramco dijadwalkan berlangsung pada 11 Desember di Bursa Saham Saudi.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco akan tawarkan setengah persen sahamnya kepada investor individual

Buat tahap awal, Aramco akan melepas dua persen sahamnya di Bursa Saham Arab Saudi (Tadawul).

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco raup pendapatan bersih Rp 951 triliun

Aramco tahun lalu memperoleh laba Rp 1.554 triliun dan Rp 656 triliun di semester pertama tahun ini.





comments powered by Disqus