bisnis

Perusahaan Israel dan UEA teken kesepakatan bersejarah untuk perangi Covid-19

Kerjasama ini antara Group 42 dengan Rafael Advanced Defense System dan Israel Aerospace Industries.

03 Juli 2020 19:54

Dua perusahaan asal Israel dan satu perusahaan dari Uni Emirat Arab (UEA) kemarin menandatangani perjanjian kerjasama untuk menangani virus corona Covid-19. Ini kali pertama perusahaan dari kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik itu menjalin relasi.

Penandatangan dilakukan melalui konferensi video antara Rafael Advanced Defense System dan Israel Aerospace Industries dengan Group 42, berkantor pusat di Ibu Kota Abu Dhabi, seperti dilansir kantor berita resmi WAM.

Group 42 menyatakan kerjasama dalam pengembangan riset dan teknologi buat meberantas Covid-19 itu untuk kebaikan masyarakat. "Perusahaan kami merasa terhormat untuk mengikuti arahan dan berbagai sumber daya serta keahlian dengan Rafael dan IAI (Israel Aerospace Industries)," kata Grup 42 melalui keterangan tertulis.

Israel Aerospace Industries menyebutkan pentingnya kerjasama untuk mencari solusi atas pandemi Covid-19. "Kami bangga bisa bekerjasama dengan perusahaan Group 42 dari UEA dan berharap hal ini dapat mengarah pada kerjasama kedua negara di masa depan."

Namun tidak ada penjelasan rinci mengenai proyek kerjasama itu atau bagaimana kemitraan ini akan berjalan.

Group 42 memiliki kekhususan pada kecerdasan buatan dan cloud computing. Perusahaan ini terkait dengan aplikasi telepon suara dan video ToTok, awal tahun ini dituding mematai-matai para penggunanya di UEA.

Group 42 disangka terkait dengan DarkMatter, perusahaan keamanan UEA menjadi sorotan lantaran mempekerjakan mantan staf CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika Serikat) dan NSA (Badan Keamanan Nasional Amerika), serta ahli dari Israel. Group 42 membantah tudingan itu.

Sedangkan Rafael Advanced Defense System adalah salah satu perusahaan pertanan terbesar di Israel. Perusahaan ini membangun dan mengembangkan sistem bagi IDF (Pasukan Pertahanan Israel) dan melayani konsumen dari seluruh dunia.

Israel Aerospace Industries merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Israel terbesar di bidang ruang angkasa dan pertahanan. Perusahaan ini membikin pesawat nirawak, radar, dan satelit komunikasi.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Empat ribu warga Kuwait tidak bergaji mendaftar buat dapat bantuan fulus

Sebagian besar dari 1,4 juta warga Kuwait bekerja sebagai pegawai negeri. Hanya sepuluh persen menjadi karyawan swasta.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Emirates tanggung biaya pengobatan bagi penumpangnya terinfeksi Covid-19

Sebelum muncul pandemi Covid-19 Maret lalu, Emirates - mulai beroperasi sejak Oktober 1985 - melayani 157 kota di 80 negara.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpose bareng anjing peliharaan keluarganya, Kaiya, di kediaman resminya di Yerusalem. (@netanyahu/Twitter)

Netanyahu luncurkan bantuan uang tunai bagi warga terdampak Covid-19

Warga Israel bekerja serabutan akan menerima bantuan fulus hingga Rp 31,2 juta.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

75 ribu ekspatriat kehilangan izin tinggal di Kuwait

Kuwait hanya memperpanjang izin tinggal setahun saja bagi ekspatriat telah berumur di atas 60 tahun dan tidak memiliki gelar sarjana.

13 Agustus 2020

TERSOHOR