bisnis

Penumpang Emirates dari 12 negara harus membawa sertifikat bebas Covid-19

Ke-12 negara itu adalah Afghanistan, Bangladesh, Mesir, India, Iran, Nigeria, Pakistan, Filipina, Rusia, Sudan, Tanzania, dan beberapa negara bagian di Amerika Serikat.

09 Juli 2020 14:07

Emirates Airline hari ini mengumumkan aturan para penumpang dari sepuluh negara mesti memawa sertifikat bebas virus corona Covid-19. Ke-12 negara itu adalah Afghanistan, Bangladesh, Mesir, India, Iran, Nigeria, Pakistan, Filipina, Rusia, Sudan, Tanzania, dan beberapa negara bagian di Amerika Serikat.

Melalui keterangan tertulis, maskapai asal Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), ini menyebutkan sertifikat bebas Covid-19 itu harus dikeluarkan oleh laboratorium telah ditunjuk oleh pemerintah di kesepuluh negara tersebut. Atau laboratorium ditunjuk pemerintah UEA di negara asal mereka.

Kebijakan ini berlaku mulai besok. "Sertifikat bebas Covid-19 dikeluarkan tidak boleh lebih dari 96 jam," kata Emirates

Menurut pusat data Covid-19 Universitas John Hopkins, India, Rusia, dan Iran berada dalam daftar sepuluh negara dengan penderita Covid-19 terbanyak di dunia, masing-masing 767.296, 699.749, dan 248.379.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Empat ribu warga Kuwait tidak bergaji mendaftar buat dapat bantuan fulus

Sebagian besar dari 1,4 juta warga Kuwait bekerja sebagai pegawai negeri. Hanya sepuluh persen menjadi karyawan swasta.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Emirates tanggung biaya pengobatan bagi penumpangnya terinfeksi Covid-19

Sebelum muncul pandemi Covid-19 Maret lalu, Emirates - mulai beroperasi sejak Oktober 1985 - melayani 157 kota di 80 negara.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpose bareng anjing peliharaan keluarganya, Kaiya, di kediaman resminya di Yerusalem. (@netanyahu/Twitter)

Netanyahu luncurkan bantuan uang tunai bagi warga terdampak Covid-19

Warga Israel bekerja serabutan akan menerima bantuan fulus hingga Rp 31,2 juta.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

75 ribu ekspatriat kehilangan izin tinggal di Kuwait

Kuwait hanya memperpanjang izin tinggal setahun saja bagi ekspatriat telah berumur di atas 60 tahun dan tidak memiliki gelar sarjana.

13 Agustus 2020

TERSOHOR