bisnis

Arab Saudi berminat beli persenjataan dari Israel

Meski tidak memiliki hubungan diplomatik, sudah bekerjasama dalam bidang keamanan dan intelijen untuk menghadapi pengaruh Iran di Timur Tengah.

09 Juli 2020 20:30

Arab Saudi berminat membeli persenjataan bikinan perusahaan asal Israel, Rafael Advanced Defense System, seperti dilansir oleh Al-Araby.

Senjata diminati negara Kabah itu adalah peluru kendali anti-tank Spike memiliki beragam varian, yakni Spike SR berjarak tembak 1,5 kilometer, Spike MR/LR berjarak tembak hingga empat kilometer, Spike ER berjarak tembak sampai delapan kilometer, dan Spike NLOS berjarak tembak hingga 30 kilometer.

Rafael akan meminta izin dari anak usahanya di Eropa agar bisa mengekspor Soike ke Arab Saudi. Kementerian Keamanan Dalam Negeri Israel kemungkinan bakal membolehkan penjualan Spike ke Arab Saudi karena tidak mungkin Tel Aviv dan Riyadh terlibat konflik bersenjata dalam masa sepuluh tahun ke depan, sesuai usia Spike.

Ketertarikan Saudi mmebeli Spikr dari Israel ini untuk menghindari ketergantung terhadap peluru kendali anti-tank BGM-71 TOW bikinan Raytheon, produsen senjata dari Amerika.

Kabar minat Saudi membeli senjata dari Israel bukan hal mengagetkan lantaran kedua negara, meski tidak memiliki hubungan diplomatik, sudah bekerjasama dalam bidang keamanan dan intelijen untuk menghadapi pengaruh Iran di Timur Tengah.

ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Arabian Business)

75 ribu ekspatriat kehilangan izin tinggal di Kuwait

Kuwait hanya memperpanjang izin tinggal setahun saja bagi ekspatriat telah berumur di atas 60 tahun dan tidak memiliki gelar sarjana.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Aramco akan kurangi belanja modal agar bisa bayar dividen dijanjikan

CEO Aramco Amin Nasir Ahad pekan lalu bilang belanja modal perusahaannya tahun ini dalam kisaran US$ 25-30 miliar.

Wakil Presiden Jusuf Kalla melepas keberangkatan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ke Brunei Darussalam di Bandar Udara Halim Perdana kusuma, Jakarta, 4 Maret 2017. (TMW)

Gaji Raja Salman Rp 11,8 triliun sebulan

Utang pemerintah Arab Saudi melonjak 1.560 persen sejak Raja Salman bin Abdul Aziz berkuasa pada Januari 2015, menurut data dilansir Bank Dunia.

Pantai Umm Suqaim di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (timeoutdubai.com)

Pembangunan hotel tertinggi sejagat di Dubai sudah dimulai

Bangunan rancangan NORR ini bakal setinggi 365 meter dan memiliki 1.042 kamar, termasuk 150 suites, tempat observasi dan lobi untuk bersantai di lantai 81, serta sebuah Sky Terrace dilengkapi kolam renang Infinity, bar, dan dek observasi.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

75 ribu ekspatriat kehilangan izin tinggal di Kuwait

Kuwait hanya memperpanjang izin tinggal setahun saja bagi ekspatriat telah berumur di atas 60 tahun dan tidak memiliki gelar sarjana.

13 Agustus 2020

TERSOHOR