bisnis

Emirates sudah kembalikan uang tiket calon penumpang sebesar Rp 7,2 triliun

Masih ada lebih dari setengah juta calon penumpang Emirates minta dikembalikan duit tiketnya.

11 Juli 2020 04:40

Dalam dua bulan terakhir, Mei dan Juni, Emirates Airline telah mengembalikan uang tiket sebesar US$ 500 juta (kini setara Rp 7,2 triliun) kepada hampir 650 ribu calonpenumpang membatalkan penerbangannya gegara pandemi virus corona Covid-19.

Maskapai asal Dubai, Uni Emirat Arab, itu menyebutkan rata-rata uang tiket dikembalikan per calon penumpang senilai US$ 789. Emirates mempercepat penanganan permintaan pengembalian uang tiket dari rata-rata 35 ribu per bulan menjadi 200 ribu.

Chief Commercial Officer Emirates Adnan Kazhinm menjelaskan pihaknya mempercepat proses pengembalian tiket dari 90 hari menjadi 60 hari. Kalau permintaan turun, prosesnya bakal lebih cepat lagi.

"Kami masih memiliki lebih dari setengah juta calon penumpang minta dikembalikan uang tiketnya," kata Kazhim. Dia berharap prosesnya akan rampung dalam dua bulan mendatang.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Empat ribu warga Kuwait tidak bergaji mendaftar buat dapat bantuan fulus

Sebagian besar dari 1,4 juta warga Kuwait bekerja sebagai pegawai negeri. Hanya sepuluh persen menjadi karyawan swasta.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Emirates tanggung biaya pengobatan bagi penumpangnya terinfeksi Covid-19

Sebelum muncul pandemi Covid-19 Maret lalu, Emirates - mulai beroperasi sejak Oktober 1985 - melayani 157 kota di 80 negara.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpose bareng anjing peliharaan keluarganya, Kaiya, di kediaman resminya di Yerusalem. (@netanyahu/Twitter)

Netanyahu luncurkan bantuan uang tunai bagi warga terdampak Covid-19

Warga Israel bekerja serabutan akan menerima bantuan fulus hingga Rp 31,2 juta.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

75 ribu ekspatriat kehilangan izin tinggal di Kuwait

Kuwait hanya memperpanjang izin tinggal setahun saja bagi ekspatriat telah berumur di atas 60 tahun dan tidak memiliki gelar sarjana.

13 Agustus 2020

TERSOHOR