bisnis

Bahrain tanggung 50 persen gaji semua warganya bekerja di perusahaan swasta

Bahrain juga menggratiskan tarif listrik dan air bagi warganya. Kebijakan ini sudah berlangsung sejak April lalu.

12 Juli 2020 09:39

Pemerintah Bahrain akan menanggung atau membayarkan 50 persen gaji semua warga negaranya, berjumlah seratus ribu orang, bekerja di perusahaan swasta. Kebijakan ini diambil untuk meringankan dampak ekonomi dialami warga negara Arab Teluk itu akibat pandemi virus corona Covid-19.

Stimulus itu diumumkan oleh Menteri Keuangan dan Perekonomian Nasional Bahrain Syekh Salman bin Khalifah al-Khalifah. Dia bilang pemerintah bakal menanggung 50 persen gaji warga Bahrain di sektor swasta itu selama Juli hingga September. "Pemerintah berkomitmen untuk melakukan intervensi dan dukungan dini, terarah dan efektif (terhadap warganya terdampak Covid-19)," kata Syekh Salman.

Selain itu, pemerintah Bahrain juga menggratiskan tagihan listrik dan air bagi warganya sepanjang Juli sampai September.

Pemerintah Bahrain sebelumnya menggelontorkan anggaran US$ 570 juta (kini setara Rp 8,2 triliun) buat menanggung seratus persen gaji seratus ribu warganya bekerja di sektor swasta pada periode April-Juni lalu. Tagihan listrik dan air juga digratiskan.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Empat ribu warga Kuwait tidak bergaji mendaftar buat dapat bantuan fulus

Sebagian besar dari 1,4 juta warga Kuwait bekerja sebagai pegawai negeri. Hanya sepuluh persen menjadi karyawan swasta.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Emirates tanggung biaya pengobatan bagi penumpangnya terinfeksi Covid-19

Sebelum muncul pandemi Covid-19 Maret lalu, Emirates - mulai beroperasi sejak Oktober 1985 - melayani 157 kota di 80 negara.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpose bareng anjing peliharaan keluarganya, Kaiya, di kediaman resminya di Yerusalem. (@netanyahu/Twitter)

Netanyahu luncurkan bantuan uang tunai bagi warga terdampak Covid-19

Warga Israel bekerja serabutan akan menerima bantuan fulus hingga Rp 31,2 juta.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

75 ribu ekspatriat kehilangan izin tinggal di Kuwait

Kuwait hanya memperpanjang izin tinggal setahun saja bagi ekspatriat telah berumur di atas 60 tahun dan tidak memiliki gelar sarjana.

13 Agustus 2020

TERSOHOR