bisnis

Empat ribu warga Kuwait tidak bergaji mendaftar buat dapat bantuan fulus

Sebagian besar dari 1,4 juta warga Kuwait bekerja sebagai pegawai negeri. Hanya sepuluh persen menjadi karyawan swasta.

02 Agustus 2020 19:18

Direktur Jenderal Kementerian Sosial Kuwait Abdul Aziz Syuaib mengungkapkan lebih dari empat ribu warga Kuwait telah mendaftar di platform virtual "Orang Kuwait Tanpa Gaji" diluncurkan dua pekan lalu, seperti dilansir Al-Anba.

Program bantuan uang tunai dari pemerintah ini digagas oleh Kementerian Sosial untuk menolong warga Kuwait terdampak oleh pandemi virus corona Covid-19.

Warga Kuwait ingin mendapatkan bantuan fulus dari pemerintah ini diaminta mendaftar paling lambat bulan depan. Meski begitu, Syuaib bilang bantuan akan tetap disalurkan walau pendaftar sudah lewat tenggat.

Program bantuan duit ini akan berlanjut hingga pandemi Covid berakhir. Sebagian penerima pekan lalu telah memperoleh transfer fulus dari pemerintah.

Sebagian besar dari 1,4 juta warga Kuwait bekerja sebagai pegawai negeri. Hanya sepuluh persen menjadi karyawan swasta.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan bilateral di Singapura, 20 Februari 2017. (Facebook/Lee Hsien Loong)

Prihatin atas krisis ekonomi akibat Covid-19, presiden Israel minta gajinya dipotong 10 persen

Pemerintah Israel kemarin memutuskan memotong gaji semua anggota kabinet, termasuk perdana menteri, dan seluruh anggota Knesset.

Bandar Udara Internasional Raja Abdul Aziz di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Jeddah Airport)

Arab Saudi buka penerbangan internasional setelah 1 Januari 2021

Warga negara Arab Teluk dan non-Saudi mulai besok memasuki negara Kabah itu dengan syarat memiliki visa kerja, tinggal, atau kunjungan valid.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Emirates tanggung biaya pengobatan bagi penumpangnya terinfeksi Covid-19

Sebelum muncul pandemi Covid-19 Maret lalu, Emirates - mulai beroperasi sejak Oktober 1985 - melayani 157 kota di 80 negara.





comments powered by Disqus