bisnis

Cegah penyebaran Covid-19, Kuwait larang penerbangan dari 31 negara

Termasuk penerbangan dari Indonesia.

02 Agustus 2020 21:19

Otoritas penerbangan sipil Kuwait telah melarang penerbangan dari 31 negara berisiko tinggi menularkan virus corona Covid-19. Keputusan ini dikeluarkan kemarin, bersamaan dengan Kuwait mulai membuka penerbangan internasionalnya.

Ke-31 negara itu adalah India, Pakistan, Mesir, dan Filipina, memiliki komunitas ekspatriat terbesar di negara Arab Teluk itu. Dalam daftar itu juga ada Iran, Cina, Bangladesh, Brasil, Indonesia, Sri Lanka, Spanyol, Italia, Meksiko, Singapura, Libanon, Suriah, Irak, Bosnia, Kosovo, Serbia, Montenegro, Peru, Moldova, Hong Kong, Panama, Cile, Republik Dominika, Nepal, Makedonia Utara, Kolombia, dan Armenia.

Menurut Direktorat Penerbangan Sipil Kuwait, larangan terhadap penerbangan dari 31 negara ini atas perintah dari Kementerian Kesehatan. Kebijakan ini berlaku hingga waktu belum ditentukan.

Gegara larangan itu, menurut seorang sumber, sekitar sepuluh ribu tiket penerbangan ke Kuwait dibatalkan, seperti dilansir surat kabar Al-Qabas. "Ribuan ekspatriat tinggal di Kuwait akan membatalkan pemesanan tiket mereka karena takut tidak akan bisa balik lagi ke Kuwait," katanya. Dia menambahkan pembatalan paling banyak oleh ekspatriat asal Mesir.

Bandar Udara Internasional Kuwait dibuka lagi kemarin untuk penerbangan komersial setelah ditutup empat bulan. Di tahap awal ini kapasitas penerbangan internasional hanya 30 persen dan fase ini akan berlaku selama enam bulan.

Terdapat hampir 3,4 juta warga asing dari 4,8 juta penduduk Kuwait.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan bilateral di Singapura, 20 Februari 2017. (Facebook/Lee Hsien Loong)

Prihatin atas krisis ekonomi akibat Covid-19, presiden Israel minta gajinya dipotong 10 persen

Pemerintah Israel kemarin memutuskan memotong gaji semua anggota kabinet, termasuk perdana menteri, dan seluruh anggota Knesset.

Bandar Udara Internasional Raja Abdul Aziz di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Jeddah Airport)

Arab Saudi buka penerbangan internasional setelah 1 Januari 2021

Warga negara Arab Teluk dan non-Saudi mulai besok memasuki negara Kabah itu dengan syarat memiliki visa kerja, tinggal, atau kunjungan valid.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Empat ribu warga Kuwait tidak bergaji mendaftar buat dapat bantuan fulus

Sebagian besar dari 1,4 juta warga Kuwait bekerja sebagai pegawai negeri. Hanya sepuluh persen menjadi karyawan swasta.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Emirates tanggung biaya pengobatan bagi penumpangnya terinfeksi Covid-19

Sebelum muncul pandemi Covid-19 Maret lalu, Emirates - mulai beroperasi sejak Oktober 1985 - melayani 157 kota di 80 negara.





comments powered by Disqus