bisnis

Aramco akan kurangi belanja modal agar bisa bayar dividen dijanjikan

CEO Aramco Amin Nasir Ahad pekan lalu bilang belanja modal perusahaannya tahun ini dalam kisaran US$ 25-30 miliar.

13 Agustus 2020 12:06

Saudi Aramco, perusahaan minyak dan gas milik pemerintah Arab Saudi, tahun depan berencana mengurangi belanja modal menjadi US$ 20-US$ 25 miliar agar tahun ini dapat memberikan dividen US$ 75 miliar seperti dijanjikan kepada para investor di tahun pertama setelah IPO (penjualan saham perdana) akhir tahun lalu.

Menurut sejumlah sumber, belanja modal Aramco akan tetap bertahan di kisaran itu hingga 2023 kalau harga minyak global masih di harga US$ 40-an per barel.

CEO Aramco Amin Nasir Ahad pekan lalu bilang belanja modal perusahaannya tahun ini dalam kisaran US$ 25-30 miliar. Sehari kemudian, dia mengungkapkan Aramco mencatat penurunan laba 73,4 persen di kuartal kedua tahun ini.

Nasir menjelaskan perusahaannya meraup keuntungan US$ 6,6 miliar di kuartal kedua dan US$ 23,2 miliar buat paruh pertama tahun ini. Sedangkan untuk periode serupa tahun lalu, Aramco meraih laba US$ 24,7 miliar di kuartal kedua dan US$ 46,9 miliar di semester pertama.

"Melorotnya permintaan dan anjloknya harga minyak tergambar dari hasil di kuartal kedua (tahun ini)," kata Nasir.

Fasilitas minyak milik Saudi Aramco di Kota Jeddah, Arab Saudi, pada 4 Maret 2021 diserang oleh milisi Al-Hutiyun di Yaman. (Twitter)

Al-Hutiyun serang fasilitas minyak Aramco di Jeddah

Al-Hutiyun juga menggunakan peluru kendali Quds 2 saat menyerang lokasi serupa November tahun lalu.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Saudi temukan empat ladang minyak dan gas baru

Dari sumur nomor 2 di Ar-Risy, bisa memperoleh 4.452 barel minyak Arab Extra Light dan 3,2 juta kaki kubik gas per hari.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Aramco akan jual surat utang untuk bayar dividen

Aramco mesti membayar dividen US$ 37,5 miliar untuk semester kedua tahun ini.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Laba Aramco di kuartal ketiga anjlok 44,6 persen

Aramco meraup untung Rp 171,5 triliun.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Mesir berencana buka penerbangan langsung ke Tel Aviv

Selama beberapa dasawarsa terakhir, rute ke Israel dioperasikan oleh Air Sinai dengan syarat tidak boleh ada bendera Mesir di tubuh pesawat. 

05 Maret 2021

TERSOHOR