bisnis

Tiga ribu domba dari Sudan mati kehausan dan kelaparan setelah ditolak masuk ke Arab Saudi

Penolakan itu terjadi karena ada sebagian hewan ternak belum divaksinasi.

15 Agustus 2020 13:14

Sekitar tiga ribu dari 58 ribu domba dikembalikan Arab Saudi ke Sudan mati kehausan dan kelaparan dalam perjalanan dengan kapal. Sebagian tewas tenggelam.

Menurut Menteri Sumber Daya Hewan Sudan Adil Farah, Arab Saudi mengembalikan ekspor hewan ternak dari Sudan itu lantaran diketahui ada banyak pelanggaran selama ribuan domba itu menjalani karantina. Sehingga terdapat sebgian hewan ternak diekspor Sudan ke negara Kabah ini belum divaksinasi.

Sesuai prosedur, selama dikarantina, hewan terbnak bakal dikirim ke Arab Saudi mesti divaksinasi untuk mencegah tertular tiga penyakit, yakni Hemorrhagic septicemia, Peste des petits ruminants, dan demam Rift Valley.

Adil mengakui tempat karantina di beberapa negara bagian di Sudan, terutama Kassala dan Gadarif memang bermasalah. "Tempat karantinanya terbuka sehingga sejumlah eksportir berlaku curang," katanya. "Beberapa memasuki tempat karantina dan menukar hewan ternak telah divaksinasi."

Hewan ternak adalah salah satu ekspor terpenting Sudan. Menurut International Trade Centre, pada 2018, Sudan meraup US$ 500 juta dari ekspor hewan ternak. Arab Saudi membeli lebih dari 70 persen hewan ternak dari Sudan.

Tahun lalu, ribuan domba di Sudan juga mati kehausan dan kelaparan ketika Saudi melarang impr hewan ternak dari Sudan. Riyadh mengambil kebijakan itu setelah Khartum mengumumkan ada wabah demam Rift Valley menyerang hewan ternak di wilayah timur hingga barat Sudan.

Sudan berencana mengirim balik binatang ternak masih hidup ke Arab Saudi.

Dr. Nirit Ofir, Direktur Jenderal Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Israel-GCC. (Screenshot Zoom/Albalad.co)

Hubungan bisnis Saudi-Israel sudah berlangsung selama dua dasawarsa

UEA bisa menjadi jembatan bagi hubungan Israel dengan Saudi dan Indonesia.

Yordania menandatangani perjanjian pembelian air tambahan dari Israel sebanyak 50 juta meter kubik pada 12 Oktober 2021 di Ibu Kota Amman, Yordania. (Rafi Ben Hakun/GPO)

Yordania beli tambahan air sebanyak 50 juta meter kubik dari Israel

Sesuai kesepakatan, Israel tahun ini akan memasok seratus juta meter kubik air ke Yordania seharga US$ 65 sen per meter kubik.

Menteri Dalam Negeri Israel mengunjungi Masjid Syekh Zayid di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 5 Oktober 2021. (Twitter)

Perjanjian bebas visa antara UEA dan Israel berlaku mulai 10 Oktober

UEA dan Israel meneken perjanjian bebas visa Januari tahun ini.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Saudi akan rampungkan proyek penambahan kapasitas produksi satu juta barel pada 2027

Aramco berencana memperluas bisnis perdagangan minyaknya menjadi delapan juta barel tiap hari dalam lima tahun mendatang.





comments powered by Disqus