bisnis

Rumah sakit terbesar di Israel akan kebanjiran wisatawan medis dari UEA

Sheba Medical Center telah menandatangani nota kesepahaman dengan APEX National Investment.

12 September 2020 23:07

Rumah sakit terbesar di Israel, Sheba Medical Center, diyakini akan kebanjiran wisatawan medis dari Uni Emirat Arab (UEA) setelah mereka menandatangani sebuah nta kesepahaman dengan APEX National Investment, lembaga dana investasi dari Abu Dhabi, UEA.

Menurut Direktur Divisi International Sheba Medical Center Yel Hareven kepada the Time of Israel, kesepakatan dengan APEX menjadi tonggak dimulainya kunjungan wisatawan medis asal UEA ke rumah saktnya, diperkirakan akan berlangsung segera setelah ada kelonggaran pembatasan perjalanan.

Dia menjelaskan berobat ke Israel lebih dekat ketimbang ke Eropa dan lebih murah biayanya dibanding dengan di Amerika Serikat. "Kami akan menyambut kedatangan wisatawan medis asal UEA karena begitu banyak staf medis kami dapat berbicara bahasa Arab," kata Hereven. "Jadi mereka tetap merasa berada di rumah meski jauh dari tempat tinggal mereka."

Selain membawa warga UEA datang untuk berobat di Israel, kesepakatan dengan APEX juga bakal memakai para dokter Israel untuk meningkatkan kualitas sistem kesehatan di negara Arab Teluk itu.

Di samping tentang wisata medis, Shbea medical Center juga akan bekerjasama dengan APEX di tiga bidang, yakni Covid-19, pelatihan, dan inovasi. Hareven bilang UEA akan mengadopsi sejumlah teknologi penanganan Covid-19, seperti perawatan jarak jauh telah diuji coba di Shbe Medical Center. "Kami juga akan memberi pelatihan mengenai rumah-rumah sakit lapangan untuk Covid-19 bagi UEA," ujarnya.

UEA dan Israel mencapai kesepakatan untuk menormalisasi hubungan pada 13 Agustus dan Selasa pekan depan kedua negara menandatangani perjanjian damai di Gedung Putih, Ibu Kota Washington DC, Amerika.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Bin Salman jamin tidak akan pernah berlakukan pajak penghasilan bagi warga Saudi

Baru empat dari negara Arab Teluk menerapkan VAT, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 





comments powered by Disqus