bisnis

Prihatin atas krisis ekonomi akibat Covid-19, presiden Israel minta gajinya dipotong 10 persen

Pemerintah Israel kemarin memutuskan memotong gaji semua anggota kabinet, termasuk perdana menteri, dan seluruh anggota Knesset.

22 September 2020 15:45

Presiden Israel Reuven Rivlin hari ini ikut meminta gajinya dipotong sebesar sepuluh persen. Dia juga mengajukan penundaan kenaikan gajinya untuk tahun ini.

Permintaan itu dia sampaikan sebagai bentuk keprihatinan terhadap krisis ekonomi membekap Israel akibat pandemi virus corona Covid-19. Rivlin menyampaikan kedua permintaan itu melalui surat resmi dia tulis kepada Menteri Keuangan Israel Katz.

"Atas nama Presiden Israel, saya meminta kenaikan gaji saya ditunda dan gaji saya dipotong (10 persen)," tulis Rivin dalam suratnya.

Pemerintah Israel kemarin memutuskan memotong gaji semua anggota kabinet, termasuk perdana menteri, dan seluruh anggota Knesset (parlemen) sebesar sepuluh persen. Kenaikan gaji mereka tahun ini juga ditunda.

Israel sejak Jumat pekan lalu mengunci semua wilayahnya gegara jumlah penderita Covid-19 terus bertambah banyak.

Hingga hari ini, terdapat 193.374 pengidap Covid-19 di negara Zionis itu, termasuk 1.285 orang meninggal.

Deretan pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (@emirates/Twitter)

Emirates rugi Rp 48 triliun di semester pertama 2020

Maskapai asal Dubai ini mendapat suntikan dana dari pemerintah sebesar Rp 28,3 triliun.

Bandar Udara Internasional Raja Abdul Aziz di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Jeddah Airport)

Arab Saudi buka penerbangan internasional setelah 1 Januari 2021

Warga negara Arab Teluk dan non-Saudi mulai besok memasuki negara Kabah itu dengan syarat memiliki visa kerja, tinggal, atau kunjungan valid.





comments powered by Disqus