bisnis

Konglomerat Israel berencana investasi di Indonesia

Delapan tahun lalu, Shlomi Fogel mendapat undangan dari seorang konglomerat di Indonesia untuk datang membahas rencana investasi di tanah air.

28 September 2020 13:05

Konglomerat asal Israel Shlomi Fogel pernah berencana berinvestasi di Indonesia delapan tahun lalu. Namun harapannya itu pupus gegara kesulitan memperoleh visa.

Steve Stein, pengusaha Israel sudah berbisnis di Indonesia sejak 1992, bercerita, Fogel mendapat undangan dari seorang konglomerat di tanah air pada 26 Juli 2012 untuk membahas rencana investasi di Indonesia. Namun Stein sementara ini belum mau mengungkap identitas konglomerat itu.

"Namun karena proses untuk mendapat visa sulit dan memakan waktu lama, akhirnya Fogel membatalkan rencana kunjungannya ke Indonesia," kata Stein dalam wawancara khusus dengan Albalad.co pekan lalu.

Sila baca: Jusuf Kalla was the catalyst and a visionary in the relationship between Indonesia and Israel

Padahal, dia menekankan Fogel - Chairman Ampa Capital Ltd. dan Israel Shipyards Ltd. - siap mengajak tim legalnya untuk membahas kesiapan menanamkan modal di Indonesia.

Menurut Stein, pemerintah Indonesia mempersulit warga Israel, pelancong dan pebisnis, untuk memperoleh visa. Dia menyebutkan kalau warga Indonesia ingin melawat ke negara Zionis itu cukup merogoh kocek US$ 36, namun orang Israel ingin datang ke Indonesia mesti membayar US$ 700 buat memperoleh izin masuk.

Dia menambahkan persoalan visa inilah menyebabkan hubungan dagang swasta antara Indonesia dan Israel terhenti sejak tiga tahun lalu. Nilai perdagangan antara kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik itu tidak sampai US$ 75 juta per tahun sebelum pandemi virus corona Covid-19 menyapu dunia.

Stein bilang setelah Menteri Perdagangan Jusuf Kalla mengeluarkan surat keputusan mencabut larangan pihak swasta Indonesia berbisnis dengan Israel dua dasawarsa lalu, nilai perdagangan antara kedua negara sempat mencapai angka US$ 350-US$ 500 juta dalam dua tahun.

Sampai sekarang surat keputusan dikeluarkan Kalla itu belum direvisi sehingga masih berlaku.

Fogel, pernah gagal berinvestasi di Indonesia, pekan lalu menjalin kerjasama dengan Dubai Ports World lewat pembentukan dana investasi bagi investasi teknologi mutakhir Israel di Uni Emirat Arab (UEA). Kesepakatan ini dicapai setelah UEA dan Israel menandatangani perjanjian buat menormalisasi hubungan Selasa pekan lalu di Gedung Putih, Ibu Kota Washington DC, Amerika Serikat.

 

 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Saudi bulan ini akan gelontorkan bantuan uang tunai sebesar Rp 7,2 triliun bagi 10,4 juta warganya

Rata-rata tiap keluarga memperoleh Rp 4 juta saban bulan. Program ini dimulai sejak Desember 2017 setelah Saudi melakukan liberalisasi ekonomi.

Stasiun pengisian bahan bakar di Ibu Kota Khartum, Sudan. (Sudan Tribune)

Sudan naikkan harga bensin dan solar setelah hapus subsidi

Sudan masih memberlakukan subsidi terhadap gas untuk memasak, minyak tanah, tepung gandum, dan obat-obatan.

Kantor pusat Quadream berada di lantai 19 dari gedung berlokasi di Ramat Gan, Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Rakoon/Haaretz)

Bin Salman berlangganan dua aplikasi penyadap telepon seluler dari Israel

Aplikasi Reign bikinan perusahaan Quadream ini juga sudah dipakai oleh sebuah lembaga resmi di Indonesia.





comments powered by Disqus