bisnis

Sudan minta bantuan ekonomi US$ 3-4 miliar sebagai syarat normalisasi hubungan dengan Israel

Tapi pertemuan belum mencapai kesepakatan sebab Amerika dan UEA menawarkan hanya US$ 800 juta dan komitmen berinvestasi di Sudan. 

30 September 2020 01:51

Dalam pembicaraan segitiga Sudan-Amerika Serikat-Uni Emirat Arab (UEA), berlangsung di Ibu Kota Abu Dhabi awal pekan ini, pemerintah Sudan meminta bantuan ekonomi senilai US$  3-4 miliar sebagai syarat buat menormalisasi hubungan dengan Israel, seperti dilansir the New York Times.

Pertemuan itu itu dilakukan oleh Ketua Dewan Transisi Sudan Letnan Jenderal Abdil Fattah al-Burhan, Direktur Urusan Arab Teluk di Dewan Keamanan Nasional Amerika Brigadir Jenderal Miguel Correa, dan kepala badan intelijen UEA Syekh Tahnun bin Zayid an-Nahyan. 

Sebagian besar bantuan diminta Sudan itu akan ditanggung oleh Amerika dan UEA. Sedangkan Israel akan mengeluarkan US$ 10 juta saja. 

Tapi pertemuan belum mencapai kesepakatan sebab Amerika dan UEA menawarkan hanya US$ 800 juta dan komitmen berinvestasi di Sudan. 

Selain itu, Sudan menuntut negaranya dihapus dari daftar negara penyokong terorisme versi Amerika. 

Para pejabat Amerika dan Israel meyakini Sudan akan segera menyusul jejak UEA dan Bahrain, yakni menandatangani perjanjian normalisasi hubungan dengan negara Zionis itu. 

Kedua negara ini meneken kesepakatan buat membina hubungan diplomatik dengan Israel pada 15 September di Gedung Putih, Ibu Kota Washington DC, Amerika. UEA dan Bahrain menjadi negara Arab ketiga dan keempat menjalin hubungan resmi dengan Israel setelah Mesir pada 1979 dan Yordania di 1994. 

Di sela lawatannya ke Uganda, Februari lalu, Perdana Menteri Israel mengadakan pertemuan dengan Al-Burhan.

 

 

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Bin Salman jamin tidak akan pernah berlakukan pajak penghasilan bagi warga Saudi

Baru empat dari negara Arab Teluk menerapkan VAT, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 





comments powered by Disqus