bisnis

UEA memiliki gedung pencakar langit terbanyak ketiga di dunia

Terdapat 28 gedung setinggi paling sedikit 300 meter di UEA.

08 Oktober 2020 21:27

Uni Emirat Arab (UEA) menempati peringkat ketiga dalam daftar negara memiliki gedung pencakar langit (setinggi minimal 150 meter) terbanyak di dunia, dilansir oleh Worldwide Engineering.

Negara Arab Teluk ini bareng Jepang sama-sama mempunyai 251 bangunan terjangkung. Sedangkan posisi pertama ditempati oleh Cina (2.055 gedung) dan Amerika Serikat (800 gedung).

Burj Khalifah setinggi 828 meter, dibuka sejak 4 Januari 2010, masih menjadi bangunan tertinggi sejagat. Disusul Menara Shanghai di Shanghai (632 meter), Menara Jam Makkah di Makkah (601 meter), Pin An Finance Centre di Shenzen (599,1 meter), dan Lotte World Tower di Seoul (554,5 meter).

Terdapat 28 gedung setinggi paling sedikit 300 meter di UEA.

Berikut daftar 10 gedung terjangkung di UEA:

1 Burj Khalifah (828 meter) di Dubai

2 Marina 101 (425 meter) di Dubai

3 Princess Tower (413,4 meter) di Dubai

4 23 Marina (392,4 meter) di Dubai

5 Burj Muhammad bin Rasyid (381,2 meter) di Abu Dhabi

6 Elite Residence (380,5 meter) di Dubai

7 The Address Boulevard (370 meter) di Dubai

8 Almas Tower (360 meter) di Dubai

9 Gevora Hotel (356,3 meter) di Dubai

10 JW Marriott Marquis Hotel (355,4 meter) di Dubai

Mantan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengajak rakyat negara Zionis itu memboikot es krim Ben & Jerry's. (Twitter)

Es krim Ben & Jerry's hentikan penjualan di Tepi Barat dan akan setop izin produsen di Israel

Netanyahu ajak rakyat Israel boikot es krim Ben & Jerrry's.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi beli saham perusahaan mobil sport McLaren

PIF dan Ares Management akan memborong saham McLaren senilai Rp 8 triliun

Suasana sebuah mal di Arab Saudi. (SPA)

Saudi izinkan toko dan mal buka di waktu salat

Kadin Saudi meminta pengelola toko mengatur waktu salat bagi para pekerjanya bergantian agar pelayanan terhadap konsumen tidak terganggu. 

Ladang minyak di Provinsi Kirkuk, utara Irak. (Bas News)

Ekspor minyak Irak bulan lalu sebesar 86,76 juta barel

Ekspor minyak bulan lalu itu masih lebih rendah dibanding Mei tahun ini, yakni sebanyak 89,88 juta barel.





comments powered by Disqus