bisnis

Libanon-Israel mulai berunding soal batas laut

Meski berada satu ruangan, perunding Libanon tidak mau berbicara langsung dengan tim asal Israel, Mereka akan menyampaikan segala sesuatunya lewat pejabat PBB dan Amerika.

15 Oktober 2020 13:43

Libanon dan Israel kemarin mulai berunding mengenai batas laut kedua negara. Perundingan ini digelar oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan Amerika Serikat sebagai penengah. 

Tim perunding kedua negara kemarin bertemu dalam sebuah tenda di markas pasukan perdamaian di Kota Naqurah, kota kecil di selatan Libanon berjarak sekitar 200 meter dari perbatasan dengan Israel. Pembicaraan dimulai pukul sepuluh pagi. 

Kedua pihak menekankan pembahasan ini untuk menyelesaikan sengketa mengenai batas laut, bukan sebagai proses menuju perdamaian atau normalisasi hubungan Libanon dan Israel. "Kita bukan sedang membahas perdamaian atau soal normalisasi," kata Menteri Energi Israel Yuval Steinitz. 

Wilayah laut menjadi sengketa kedua negara di Laut Mediterania adalah seluas 860 kilometer persegi. Di daerah itu beberapa tahun belakangan ditemukan sejumlah ladang gas dengan cadangan sangat besar.

Libanon dan Israel sama-sama mengklaim wilayah menjadi perselisihan itu bagian dari Zona Ekonomi Eksklusif mereka. 

Meski berada dalam satu ruangan, perunding Libanon tidak mau berbicara langsung dengan tim asal Israel, Mereka akan menyampaikan segala sesuatunya lewat pejabat PBB dan Amerika. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Saudi bulan ini akan gelontorkan bantuan uang tunai sebesar Rp 7,2 triliun bagi 10,4 juta warganya

Rata-rata tiap keluarga memperoleh Rp 4 juta saban bulan. Program ini dimulai sejak Desember 2017 setelah Saudi melakukan liberalisasi ekonomi.

Stasiun pengisian bahan bakar di Ibu Kota Khartum, Sudan. (Sudan Tribune)

Sudan naikkan harga bensin dan solar setelah hapus subsidi

Sudan masih memberlakukan subsidi terhadap gas untuk memasak, minyak tanah, tepung gandum, dan obat-obatan.

Kantor pusat Quadream berada di lantai 19 dari gedung berlokasi di Ramat Gan, Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Rakoon/Haaretz)

Bin Salman berlangganan dua aplikasi penyadap telepon seluler dari Israel

Aplikasi Reign bikinan perusahaan Quadream ini juga sudah dipakai oleh sebuah lembaga resmi di Indonesia.





comments powered by Disqus