bisnis

Rumah sakit ternama di Israel akan buka cabang di Dubai

Hadassah Medical Center adalah rumah sakit terbesar keenam di Israel.

27 Oktober 2020 14:55

Rumah sakit ternama di Israel, Hadassah Medical Center, berencana membuka cabang di Kota Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Menurut Direktur Jenderal Hadassah Medical Center Zeev Rotstein, pihaknya tengah dalam awal prooses pembicaraan mengenai pembukaan cabang Hadassah di Dubai. "Mereka ingin kami ada di UEA, mereka menghargai kami," katanya kepada surat kabar the Jerusalem Post.

Rotstein pekan lalu menghadiri pertemuan bisnis bertajuk the Abraham Accords Business Summitt. Dia bilang kepada Kan, UEA ingin kehadiran Rumah Sakit Hadassah sebagai kekuatan medis di negara Arab Teluk itu.

Kalau kemitraan ini terwujud, beberapa dokter Israel dan departemen riset di Rumah Sakit Hadassah dapat pindah dari Yerusalem ke Dubai.

Hadassah Medical Center, dibangun pada 1934, mengelola dua rumah sakit kampus di Ein Kerem dan Bukit Skopus, Yerusalem Barat. Rumah sakit ini berafiliasi dengan Universitas Ibrani di Yerusalem.

Rumah sakit itu dibangun oleh Organisasi Zionis Perempuan Amerika Serikat. Hadassah merupakan rumah sakit terbesar keenam di Israel memiliki seribu tempat tidur, 31 kamar operasi, sembilan ruang perawatan intensif dan mengoperasikan lima sekah profesi medis.

UEA dan Israel telah berkomitmen menjalin kerjasama dan kemitraan di beragam sektor, termasuk kesehatan, sejak kedua negara menandatangani perjanjian untuk membina hubungan diplomatik bulan lalu.

Pesawat Flydubai, maskapai asal Dubai, Uni Emirat Arab. (Business Traveller)

Sedari normalisasi, nilai perdagangan Dubai-Israel Rp 3,8 triliun

Dua pertiganya adalah ekspor Dubai ke Israel.

Anggur Pompeo dari perkebunan anggur Pompeo di permukiman Yahudi Psagot di Tepi Barat, Palestina. (Twitter)

Para pemukim Yahudi di Tepi Barat mulai ekspor produk ke UEA hari ini

Uni Eropa telah menetapkan larangan masuk bagi barang-barang dari permukiman Yahudi di Tepi Barat dan Golan diberi label Bikinan Israel.

Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Twitter/@DXBMedia Office)

UEA mulai hari ini terbitkan visa turis bagi warga Israel

Flydubai menjadi maskapai pertama melayani penerbangan komersial antara UEA dan Israel. Perusahaan asal Dubai ini membuka rute Dubai-Tel Aviv sejak kemarin dengan frekuensi dua penerbangan sehari.

Suasana dalam kokpit pesawat Israir dari Israel menjelang pendaratan di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 1 Desember 2020. (Screencapture Twitter)

Setelah melintasi Saudi, penerbangan komersial pertama Israel mendarat di Dubai

Saudi memberi izin kepada Israir setelah mendapat tekanan dari Amerika Serikat.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Mesir berencana buka penerbangan langsung ke Tel Aviv

Selama beberapa dasawarsa terakhir, rute ke Israel dioperasikan oleh Air Sinai dengan syarat tidak boleh ada bendera Mesir di tubuh pesawat. 

05 Maret 2021

TERSOHOR