bisnis

Google akan pasang kabel Internet menghubungkan Arab Saudi dan Israel

Kabel fiber optik Saudi-Israel ini bagian dari proyek pembangunan jaringan Internet global baru dari India sampai Eropa. 

25 November 2020 10:18

Google berencana memasang kabel fiber optik bawah laut untuk jaringan Internet menghubungkan Arab Saudi dan Israel.

Rencana Google ini makin membuktikan kian mesranya hubungan kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik itu. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Direktur Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel) Yossi Cohen Ahad pekan lalu terbang ke Kota Neom, Arab Saudi, dan bertemu Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman. 

Mengutip sejumlah sumber mengetahui rencana itu, the Wall Street Journal melaporkan kabel fiber optik Saudi-Israel ini bagian dari proyek pembangunan jaringan Internet global baru dari India sampai Eropa. 

Koridor baru Internet global itu akan memerlukan kabel fiber optik sepanjang lebih dari delapan ribu kilometer. Menurut Salience Consulting, perusahaan komunikasi berkantor di Dubai, Uni Emirat Arab, proyek diberi nama Raman Biru ini diperkirakan menghabiskan anggaran US$ 400 juta (kini setara Rp 5,6 triliun).

Google akan menggandeng sejumlah mitra untuk mengerjakan proyek itu, termasuk perusahaan komunikasi dari Oman dan Telecom Italy. Kedua perusahaan ini bakal mendanai pemasangan kabel Internet bawah laut itu dan ikut menggunakan nanti.

Proyek ini membutuhkan persetujuan beberapa lembaga regulator lantaran kabel fiber optik bawah laut itu akan melintasi sejumlah negara. 

 

 

 

 

Pejudo putri Arab Saudi Tahani al-Qahtani akan melawan pejudo Hershko Raz dari Israel di babak 32 besar kelas 78 kilogram ke atas dalam Olimpiade Tokyo. (Twitter)

Buat pertama kali, Saudi izinkan atletnya bertarung dengan atlet Israel

Pejudo putri Tahani al-Qahtani hari ini akan bertanding menghadapi pejudo Hershko Raz asal negara Zionis itu di babak 32 besar kelas 78 kilogram ke atas.

Pesawat Israir Airlines jenis Airbus A 320 di Bandar Udara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab. (Dubai Media Office)

Penerbangan langsung Israel-Maroko beroperasi mulai hari ini

Maroko merupakan negara memiliki komunitas Yahudi terbesar di Afrika Utara, yakni sekitar tiga ribu orang dan 700 ribu orang Yahudi asal Maroko saat ini tinggal di Israel.

Di sela lawatannya ke Israel, Menteri Keamanan Pangan dan Air Uni Emirat Arab Maryam binti Muhammad al-Muhairi dan Menteri Pertanian Israel Oded Forer pada 14 Juli 2021 meneken nota kesepahaman soal kerjasama untuk ketahanan pangan antara kedua negara. (Twitter/miriammalmheiri)

Menteri keamanan pangan UEA melawat ke Israel

UEA dan Israel menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat kerjasama dalam keamanan pangan antara kedua negara dalam sektor produksi, rantai pasokan, serta riset dan pengembangan pangan.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett, baru dilantik pada 13 Juni 2021, di ruang kerjanya. (Amos Ben Gershom/GPO)

Bennett setujui penjualan 50 juta meter kubik air ke Yordania

Sebenarnya berdasarkan perjanjian damai 1994, Israel secara otomatis akan menyuplai 55 juta meter kubik air ke Yordania seharga US$ 3 sen per meter kubik.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Pembajakan kapal sedang terjadi di perairan UEA

Pekan lalu, sebuah kapal tanker dioperasikan oleh perusahaan milik konglomerat Israel diserang dan menewaskan dua krunya.

04 Agustus 2021

TERSOHOR