bisnis

UEA izinkan orang asing miliki seratus persen saham perusahaan

Aturan itu merupakan bagian dari upaya negara Arab Teluk ini membuka ekonominya bagi semua warga negara asing.

25 November 2020 20:04

Uni Emirat Arab (UEA) mengizinkan orang asing memiliki seratus persen saham perusahaan mereka tanpa melibatkan satu pun warga UEA sebagai pemegang saham.

Kebijakan ini dikeluarkan berdasarkan keputusan dari Presiden UEA Syekh Khalifah bin Zayid an-Nahyan, seperti dilansir kantor berita resmi WAM Senin lalu. Aturan itu merupakan bagian dari upaya negara Arab Teluk ini membuka ekonominya bagi semua warga negara asing.

Pada 2018, UEA menerbitkan undang-undang memb olehkan warga asing mempunyai seratus persen dalam perusahaan bergerak di sektor manufaktur, pertanian, energi terbarukan, industri, jasa, transportasi dan pergudangan, kuliner, informasi dan kmunikasi, pendidikan, kesehatan, seni dan hiburan, serta konstruksi.

Sebelumnya, warga asing tidak diizinkan menguasai lebih dari 49 persen saham sebuah perusahaan kecuali perusahaan itu berlokasi di kawasan bebas.

CEO Bank Hapoalim Dov Ketler bertemu CEO the National Bank of Bahrain Jean Christophe Durand di Ibu Kota Manama, Bahrain, November 2020. (Courtesy)

Dua bank terbesar Israel sepakati kerjasama dengan bank Bahrain

NBB memiliki 29 kantor cabang di Bahrain, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Tolak layani rute Dubai-Tel Aviv, pilot Emirates Airline ditangguhkan

Emirates membuka rute Dubai-Tel Aviv bulan depan.

Tiga kapal patroli Angkatan Laut Iran menangkap kapal tanker MT Hankook Chemi dari Korea Selatan. (Tasnim News Agency)

Tahan kapal tanker Korea Selatan, Iran tuntut Seoul transfer dana hasil penjualan minyak sebesar Rp 99,6 triliun

Uang hasil penjualan minyak Iran itu dibekukan oleh dua bank di Korea Selatan selama 2,5 tahun.

Anggur Pompeo dari perkebunan anggur Pompeo di permukiman Yahudi Psagot di Tepi Barat, Palestina. (Twitter)

Para pemukim Yahudi di Tepi Barat mulai ekspor produk ke UEA hari ini

Uni Eropa telah menetapkan larangan masuk bagi barang-barang dari permukiman Yahudi di Tepi Barat dan Golan diberi label Bikinan Israel.





comments powered by Disqus