bisnis

Setelah ditekan Amerika, Saudi izinkan pesawat komersial Israel tujuan Dubai lewati wilayah udaranya

Izin dari Riyadh itu cuma berlaku empat hari, khusus untuk Israir dan rute Tel Aviv-Dubai. 

01 Desember 2020 10:44

Setelah ditekan Amerika Serikat, Arab Saudi akhirnya mengizinkan pesawat Israir, maskapai asal Israel, terbang melintasi wilayah udaranya, dalam penerbangan menuju Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). 

Menurut seorang pejabat Amerika, keputusan itu keluar setelah Jared Kushner, penasihat Presiden Amerika urusan Timur Tengah, dan utusan Gedung Putih Avi Berkowitz mengadakan pembicaraan dengan sejumlah pejabat senior di negara Kabah itu. 

Pesawat Israir, bakal memulai penerbangan perdananya ke Dubai besok, terancam batal kalau Saudi tidak membolehkan melewati wilayah udara mereka. Sebab penerbangan Tel Aviv-Dubai akan membutuhkan waktu delapan jam. Tapi jika melintasi wilayah udara Saudi, hanya perlu tiga jam saja. 

Namun stasiun televisi Channel 12 melaporkan izin dari Riyadh itu cuma berlaku empat hari, khusus untuk Israir dan rute Tel Aviv-Dubai. 

Hal ini berlawanan dengan klaim Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Amerika Donald Trump, yakni semua penerbangan dari Israel menuju Timur Jauh dan baliknya boleh melewati wilayah udara Saudi dan Bahrain. 

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Dua maskapai UEA hentikan penerbangan ke Tel Aviv

Etihad dan Flydubai membuka rute penerbangan ke Tel Aviv setelah UEA tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Seorang bocah perempuan Palestina di Jalur Gaza tampak ketakutan setelah menjadi korban serangan udara Israel. (Albalad.co/Supplied)

Perang makin sengit, tujuh maskapai setop penerbangan ke Israel

Sedangkan El Al, maskapai Israel, tetap akan terbang ke negara lain.   

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.





comments powered by Disqus