bisnis

UEA mulai hari ini terbitkan visa turis bagi warga Israel

Flydubai menjadi maskapai pertama melayani penerbangan komersial antara UEA dan Israel. Perusahaan asal Dubai ini membuka rute Dubai-Tel Aviv sejak kemarin dengan frekuensi dua penerbangan sehari.

03 Desember 2020 20:34

Uni Emirat Arab (UEA) mulai hari ini menerbitkan visa turis bagi warga Israel datang ke negara Arab Teluk itu, seperti dilansir kantor berita resmi WAM.

Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional UEA menyebutkan penerbitan visa itu bersifat sementara hingga kesepakatan bebas visa diteken kedua negara berlaku. Warga Israel melancong ke UEA dapat memperoleh visa setiba di bandar udara di sana (visa on arrival). Kebijakan serupa juga diterapkan bagi warga UEA melawat ke Israel.

UEA dan Israel telah menandatangani perjanjian kerjasama di sejumlah bidang, termasuk penerbangan langsung dan bebas visa. Ini tindak lanjut dari Perjanjian Ibrahim diteken kedua negara pada 15 September di Gedung Putih, Ibu Kota Washington DC, Amerika Serikat.

UEA menjadi negara Arab ketiga sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel setelah Mesir pada 1979 dan Yordania di 1994. Langkah UEA ini diikuti Bahrain dan Sudan.

Flydubai menjadi maskapai pertama melayani penerbangan komersial antara UEA dan Israel. Perusahaan asal Dubai ini membuka rute Dubai-Tel Aviv sejak kemarin dengan frekuensi dua penerbangan sehari.

Etihad Airways bakal melayani jalur penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv saban hari mulai 28 Maret 2021

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Etihad memulai penerbangan komersial perdananya ke Israel hari ini

Etihad akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan.

Para pejabat Uni Emirat Arab melepas kepulangan sejumlah pejabat Amerika Serikat dan Israel dari Bandar Udara Abu Dhabi, 1 September 2020. (El Al spokesperson's office)

UEA batalkan rencana KTT Amerika-Israel-Arab

Pesertanya adalah para pejabat senior Amerika, Bin Zayid, Netanyahu, dan kepala negara dari Bahrain, Sudan, dan Maroko. 

Bendera Uni Emirat Arab dan Israel. (WAM)

UEA umumkan rencana investasi Rp 143 triliun di Israel

Netanyahu menghubungi Bin Zayid setelah membatalkan lawatannya ke negara Arab Teluk itu kemarin lantaran tidak mendapat izin melintasi wilayah udara Yordania.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu batalkan lawatan ke UEA

Kejadian ini sehari setelah Pangeran Husain tidak jadi mengunjungi Al-Aqsa.





comments powered by Disqus