bisnis

Arab Saudi tutup semua penerbangan internasional selama sepekan

Kebijakan ini akan dikaji tiap minggu.

21 Desember 2020 08:24

Arab Saudi menutup semua penerbangan internasional selama sepekan mulai hari ini. Mengutip seorang sumber di Kementerian Dalam Negeri, kantor berita resmi Saudi Press Agency melaporkan kebijakan itu diambil untuk mengantisipasi masuknya virus corona Covid-19 telah bermutasi. 

Keputusan itu akan dikaji tiap minggunya. Negara Kabah itu juga menutup perbatasan darat dan laut. Penutupan ini tidak berlaku untuk kepentingan mendesak. 

Penyebaran virus Covid-19 sudah bermutasi itu pertama kali terjadi di Inggris dan menular cepat. Kasus serupa terjadi di sejumlah negara, termasuk Denmark, Belanda, dan Australia. 

Saudi mewajibkan warganya datang atau transit dari salah satu negara Eropa sedang mewabah virus Covid-19 mutan harus menjalani isolasi mandiri selama dua pekan. Kemudian menjalani tes tiap lima hari. 

Suasana di terminal kedatangan di sebuah bandar udara di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi akan buka penerbangan internasional pada 17 Mei tapi warga Indonesia dilarang berkunjung

Sebanyak 20 negara yang warganya dilarang datang ke Saudi adalah Argentina, Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Indonesia, India, Jepang, Irlandia, Italia, Pakistan, Brasil, Portugal, Inggris, Turki, Afrika Selatan, Swedia, Swiss, Prancis, Libanon, dan Mesir.

Masjid di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi larang itikaf, buka puasa, dan sahur bareng di masjid

Sampai sekarang, pemerintah Saudi belum mengumumkan apakah penyelenggaraan haji bisa dilangsungkan atau dilakukan seperti tahun lalu, hanya untuk penduduk Saudi saja.

Bandar Udara Internasional Raja Abdul Aziz di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Jeddah Airport)

Saudi buka penerbangan internasional mulai 17 Mei

Arab Saudi menutup semua penerbangan internasional sejak 21 Desember tahun lalu.

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Setahun pandemi Covid-19 sebabkan 1.137 orang meninggal di Makkah dan Madinah

Terdapat lima kota dengan jumlah orang terinfeksi Covid-19 terbanyak di negara Kabah itu, yakni Riyadh (65.384 orang, termasuk 1.188 wafat), Jeddah (35.969 orang, termasuk 1.263 menemui ajal), Makkah (35.870 orang), Madinah (22.943 orang), dan Dammam (20.741 orang, termasuk 221 meninggal).





comments powered by Disqus