bisnis

Qatar akan bangun tiga hotel di Labuan Bajo senilai hampir Rp 7 triliun

Qatar juga mempunyai proyek investasi di kawasan ekonomi khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.   

13 Januari 2020 06:14

Qatar berencana membangun tiga hotel senilai US$ 500 juta (kini setara Rp 6,8 triliun) di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. 

"Proyek itu kerjasama antara QIA (Otoritas Investasi Qatar) dan Rajawali Property Group," kata sumber Albalad.co mengetahui rencana investasi Qatar itu hari ini. Dia menambahkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan akan mengumumkan rencana investasi Qatar tersebut Kamis pekan ini. 

Ketika dihubungi melalui pesan WhatsApp, staf Luhut bernama Hario Seto mengaku belum mengetahui informasi itu. Dia meminta Albalad.co meminta konfirmasi keoada Rajawali Property Group, bagian dari konglomerasi Rajawali Group kepunyaan taipan Peter Sondakh. 

Hingga kabar ini dilansir, CEO Rajawali Property Group Shirley Tan juga tidak menjawab beberapa kali panggilan telepon. Pesan WhatsApp juga belum dibalas. 

Labuan Bajo merupakan salah satu tujuan wisata andalan pemerintah. 

Qatar juga mempunyai proyek investasi di kawasan ekonomi khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, tapi belum diketahui perkembangannya.

 

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez, Mesir sejak 23 Maret 2021. (Suez Canal Authority)

Mesir beruding dengan pemilik kapal MV Ever Given soal kompensasi sebesar US$ 1 miliar

Terjepitnya MV Ever Given sehingga menutup jalur pelayaran di Terusan Suez merupakan kejadian pertama sejak kanal itu beroperasi 150 tahun lalu.

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Etihad memulai penerbangan komersial perdananya ke Israel hari ini

Etihad akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan.

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez sejak 23 Maret 2021. (Twitter)

Antrean kapal di Terusan Suez sudah berakhir

Tadinya terdapat 422 kapal tanker dan peti kemas mengantre sejak MV Ever Given terjepit di kanal itu.

Kapal kargo MV Ever Given menutup Terusan Suez sejak 23 Maret 2021 sehingga tidak bisa dilewati. (Suez Canal Authority)

Mesir minta kompensasi Rp 14,5 triliun atas penutupan Terusan Suez oleh MV Ever Given

Kapal dan muatannya tidak bisa meninggalkan Mesir kalau perkara ini masuk ke pengadilan.





comments powered by Disqus