bisnis

UEA temukan cadangan gas terbesar keempat di dunia

UEA merupakan pemasok gas terbesar ketujuh di dunia dan menghasilkan sekitar empat persen dari total produksi minyak global.

10 Februari 2020 13:32

Uni Emirat Arab (UEA) telah menemukan ladang gas terbesar keempat di dunia. 

Melalui keterangan tertulis Senin pekan lalu, Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) menjelaskan ladang gas dangkal seluas lima ribu kilometer persegi itu memiliki cadangan sebesar 80 triliun kaki kubik. Ladang gas ini terletak di wilayah antara Dubai dan Abu Dhabi. 

"Penemuan baru ini memperkuat tujuan nasional untuk mencapai swasembada energi, membuat kami mampu membangun proyek-proyek besar," kata ADNOC.

November tahun lalu, Abu Dhabi mengumumkan penemuan ladang minyak baru memiliki cadangan sebanyak tujuh miliar barel, sehingga total cadangan minyak UEA meningkat menjadi 105 miliar barel.

UEA juga menyatakan menemukan cadangan gas konvensional sebesar 58 triliun kaki kubik sehingga total cadangannya naik menjadi 275 triliun kaki kubik dan 160 triliun kaki kubik gas non-konvensional.

UEA merupakan pemasok gas terbesar ketujuh di dunia dan menghasilkan sekitar empat persen dari total produksi minyak global. Meski begitu, UEA masih mengandalkan impor gas dari Qatar. 

 

 

Pesawat Emirates Airline dan Etihad Airways, dua maskapai asal Uni Emirat Arab. (Gulf News)

UEA hentikan semua rute penerbangan Cina kecuali Beijing

UEA lebih dulu menghentikan rute penerbangan menuju dan dari Wuhan sejak 23 Januari lalu.

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Qatar akan pasok tiga juta ton LNG per tahun ke Kuwait

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.

Ladang gas Tamar di Israel. (LNG World News)

Israel mulai ekspor gas ke Mesir

Sesuai kesepakatan, akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhamnad bin Zayid an-Nahyan menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Istana Qasr al-Watan di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 12 Januari 2020. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Indonesia gandeng UEA buat bangun ibu kota baru di Kalimantan Timur

Indonesia dan UEA teken perjanjian investasi senilai Rp 312 triliun.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

UEA hentikan semua rute penerbangan Cina kecuali Beijing

UEA lebih dulu menghentikan rute penerbangan menuju dan dari Wuhan sejak 23 Januari lalu.

03 Februari 2020

TERSOHOR