bisnis

Arab Saudi hentikan penerbangan internasional dua pekan

Bagi penduduk Saudi tidak bisa pulang selama penghentian berlangsung dianggap sedang liburan resmi.

14 Maret 2020 13:51

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi hari ini mengumumkan mulai besok akan menghentikan semua penerbangan internasional dari dan menuju ke negara Kabah itu. 

Kebijakan ini berlaku mulai besok dan merupakan bagian dari upaya mengurangi penyebaran virus corona Covid-19. 

"Penyetopan (penerbangan internasional) akan dimulai jam 11 pada Ahad (15 Maret 2020)," kata Kementerian Dalam Negeri melalui keterangan tertulis dikansir kantor berita resmi Saudi Press Agency. "Beberapa penerbangan akan dikecualikan untuk kasus-kasus darurat."

Bagi penduduk Saudi tidak bisa pulang selama penghentian berlangsung dianggap sedang liburan resmi. 

Arab Saudi sebelumnya melarang penerbangan dari dan menuju seluruh negara Eropa serta 12 negara di Asia dan Afrika. 

Hingga kemarin, terdapat 86  pasien Covid-19 di Arab Saudi, termaduk 48 orang di Makkah

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 384 orang, di Madinah 233 orang

Arab Saudi telah menerapkan jam malam 24 jam sehari terhadap Makkah dan Madinah hingga waktu belum ditentukan. 

Kafe Lorca di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Trip Advisor)

Korban meninggal karena Covid-19 di Arab Saudi naik jadi 25 orang

Jumlah pengidap Covid-19 di negara Kabah itu kini 2.039 orang.

Jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, lengang dari kendaraan setelah jam malam diberlakukan sejak 23 Maret 2020. (Twitter)

Empat kota dengan jumlah penderita Covid-19 terbanyak di Arab Saudi

Jam malam 24 jam berlaku di Makkah dan Madinah hingga waktu belum ditentukan.

Seorang jamaah sedang membaca Al-Quran di Masjid Nabawi, Kota Madinha, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Sudah 199 orang terinfeksi Covid-19 di Madinah

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi hari ini mulai menerapkan jam malam 24 jam di Makkah dan Madinah.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Bikin sejarah, Arab Saudi produksi lebih dari 12 juta barel minyak sehari

Dalam rekaman video pendek, Aramco memperlihatkan 18,8 juta barel minyak tengah dimasukkan ke dalam 15 kapal tanker untuk ekspor.

02 April 2020

TERSOHOR