bisnis

Emirates hentikan semua penerbangan penumpang mulai 25 Maret

Tidak ada pemecatan karyawan, hanya gaji pokok dipotong untuk tiga bulan ke depan.

22 Maret 2020 15:10

Emirates Airline akan menghentikan semua penerbangan penumpang mulai 25 Maret (Rabu pekan depan) lantaran penularan virus corona Covid-19 telah mendunia dan tidak terkendali. 

"Dunia sudah terisolasi karena wabah Covid-19," kata Chairman sekaligus CEO Emirates Group Syekh Ahmad bin Said al-Maktum saat mengumumkan keputusan menghebohkan ini. 

Dia menjelaskan penyebaran Covid-19 telah begitu luas dalam konteks geografi dan sangat mengganggu kondisi kesehatan, sosial, dan ekonomi global. Menurutnya, hingga Januari 2020, Emirates masih mampu menghadapi tekanan akubat wabah Covid-19. 

Namun, lanjut Syekh Ahmad bin Said, beban itu tidak mampu lagi dipikul Emirates dalam enam pekan terakhir. "Kami akan terus memantau perkembangan situasi dengan seksama. Kalau sudah memungkinkan, penerbangan penumpang akan dioperasikan lagi. 

Dia menekankan Emirates akan tetap mengoperasikan penervangan kargo karena permintaan sangat banyak. 

Meski begitu, Syekh Ahmad bin Said menegaskan tidak karyawan diberhentikan. Emirates memilih memotong gaji pokok pegawainya dalam rentang 25-30 persen untuk tiga bulan ke depan. Namun staf level junior tidak dikenai pengurangan gaji pokok. 

Bahkan Presiden Emirates Sir Tim Clark dan Presiden Dnata (layanan kargo Emirates) Gary Chapman tidak akan menerima gaji pokok buat tiga bulan mendatang. 

Semua pegaaai Emirates akan tetap menerima tunjangan seperti lazimnya. "Kami ingin melindungi tenaga kerja kami dan mempertahankan orang-orang berbakat dan nahir sebisa mungkin," ujar Syekh Ahmad bin Said. 

Emirates Airline, dibentuk pada 1985, mengoperasikan 3.600 penerbangan penumpang saban pekan dari markasnya di Dubai, Uni Emirat Arab, ke lebih dari 150 kota di 80 negara. 

 

Pesawat milik maskapai Emirates Airline. (Twitter/@emirates)

Emirates Airline rugi Rp 78,7 triliun karena pandemi Covid-19

Sebelum pandemi Covid-19, Emirates Airline mempekerjakan 60.033 staf, termasuk 4.300 pilot dan hampir 22 ribu kru kabin. Sekarang jumlah karyawan Emirates melorot menjadi 40.801 orang.

Bandar Udara Internasional Raja Abdul Aziz di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Jeddah Airport)

Saudi buka penerbangan internasional mulai 17 Mei

Arab Saudi menutup semua penerbangan internasional sejak 21 Desember tahun lalu.

Pesawat Etihad Airways, maskapai asal Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, berencana membuka rute penerbangan ke Ibu Kota Tel Aviv, Israel, pada Maret 2021. (Etihad Airways)

Pandemi Covid-19 sebabkan Etihad rugi Rp 24,3 triliun tahun lalu

Secara keseluruhan sejak 2016, Etihad rugi Rp 104,5 triliun.

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Tolak layani rute Dubai-Tel Aviv, pilot Emirates Airline ditangguhkan

Emirates membuka rute Dubai-Tel Aviv bulan depan.





comments powered by Disqus