bisnis

Arab Saudi akan kurangi lagi produksi minyaknya satu juta barel mulai bulan depan

Mulai bulan depan, produksi minyak Saudi menjadi 7,492 juta barel per hari, jauh di bawah kapasitas produksi lebih dari 12 juta barel saban hari.

12 Mei 2020 19:42

Kementerian Energi Arab Saudi telah memerintahkan perusahaan minyak dan gas Saudi Aramco untuk mengurangi lagi produksi minyak satu juta barel mulai bulan depan. Kebijakan ini diambil untuk mendukung upaya menciptakan kestabilan harga minyak mentah global.

Arab Saudi bareng anggota OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) lainnya pada 12 April lalu mencapai kesepakatan dengan produsen non-OPEC untuk mengurangi produksi emas hitam mulai bulan ini.

Saudi kebagian jatah mengurangi produksi minyaknya menjadi 8,492 juta barel sehari. Dengan tambahan pengurangan produksi secara sukarela satu juta barel lagi bulan depan, maka produksi minyak negara Kabah itu mulai Juni nanti menjadi 7,492 juta barel per hari.

Angka 7,492 juta barel itu merupakan produksi minyak terendah Saudi dalam dua dasawarsa terakhir, jauh di bawah kapasitas produksi lebih dari 12 juta barel saban hari. Namun belum diketahui sampai kapan tambahan pengurangan produksi secara sukarela itu bakal dilakukan Saudi.

"Kami ingin mempercepat (harga minyak mentah dunia) kembali ke normal," kata Menteri Energi Arab saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Sepuluh negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia

OPEC memproduksi 41 persen dari total produksi minyak dunia. Pada 2018, 13 negara anggota OPEC mengekspor 25 juta barel minyak sehari atau 54 persen dari total ekspor minyak dunia sebesar 46 juta barel per hari.

Wilayah bakal dilewati kanal minyak sepanjang seribu kilometer akan dibangun Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Pendapatan Arab Saudi dari minyak bisa anjlok Rp 607 triliun

Sehingga pendapatan Saudi dari emas hitam itu akan menjadi Rp 1.432,4 triliun melorot dari prediksi sebelum terjadi pandemi Covid-19, yakni Rp 2.040,8 triliun.

Kilang milik Saudi Aramco, perusahaan minyak terbesar di dunia kepunyaan Arab Saudi. (saudiaramco.com)

OPEC dan non-OPEC sepakat kurangi produksi minyak 10 juta barel sehari pada Mei dan Juni

Arab Saudi tadinya berencana memproduksi 12,6 juta barel minyak per hari mulai 1 April.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bikin sejarah, Arab Saudi produksi lebih dari 12 juta barel minyak sehari

Dalam rekaman video pendek, Aramco memperlihatkan 18,8 juta barel minyak tengah dimasukkan ke dalam 15 kapal tanker untuk ekspor.





comments powered by Disqus