bisnis

70 persen perusahaan di Dubai terancam tutup gegara dampak Covid-19

Pertumbuhan ekonomi Dubai tahun lalu hanya 1,94 persen, paling rendah sejak krisis keuangan global pada 2008-2009.

25 Mei 2020 21:15

Sebuah survei dilakukan oleh Kamar Dagang dan Industri Dubai menunjukkan 70 persen dari semua perusahaan beroperasi di Dubai, Uni Emirat Arab, terancam tutup dalam setengah tahun mendatang gegara dampak pandemi virus corona Covid-19.

Survei dilansir Kamis pekan lalu itu melibatkan eksekutif dari 1.228 perusahaan beroperasi di Dubai. Total ada 245 ribu perusahaan berkegiatan di Dubai.

Jajak pendapat ini dilakukan pada 16-22 April, ketika pemerintah Dubai menutup semua kegiatan bisnis dan komersial untuk menekan penularan Covid-19. Lebih dari dua pertiga responden bilang kemungkinan perusahaan mereka untuk berhenti beroperasi sedang hingga tinggi. Sebanyak 23 persen mengakui mereka bisa tutup bulan depan dan 43 persen responden memperkirakan dalam setengah tahun lalu perusahaan mereka tidak berjalan.

Dubai termasuk pusat ekonomi terbesar di Timur Tengah. Kerajaan ini memiliki keberagaman ekonomi dan tidak terlalu bergantung pada minyak. Dubai mengandalkan bidang seperti layanan, wisata, hiburan, logistik, properti, dan ritel buat menggerak roda perekonomian.

Pertumbuhan ekonomi Dubai tahun lalu hanya 1,94 persen, paling rendah sejak krisis keuangan global pada 2008-2009.

Lebih dari satudasawarsa lalu, Dubai meminta bantuan US$ 20 miliar dari tetangganya, Abu Dhabi.

Logo Dubai Expo 2020. (Twitter/@DubaiExpo2020)

UEA minta pelaksanaan Dubai Expo 2020 diundur jadi Oktober 2021

UEA mengajukan jadwal 1 Oktober 2021-31 Maret 2022 sebagai waktu penyelenggaraan Dubai Expo 2020.

Mobil baru berseliweran di Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

55 miliarder berharta Rp 2.346 triliun tinggal di UEA

Di tingkat kota, San Fransisco paling banyak didiami kaum supertajir, disusul New York, Dubai, dan Hong Kong.

Desain Menara Dubai, calon bangunan tertinggi sejagat telah dimulai pembangunannya pada 10 Oktober 2016. Direncanakan selesai pada 2020. (Al-Arabiya)

Dubai kota favorit kelima di dunia bagi jutawan untuk membeli rumah kedua

Kota Dubai di Uni Emirat Arab saat ini dihuni 2.400 jutawan.

Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Wakil Presiden sekaligus Perdana Menteri Uni Emirat Arab dan Emir Dubai. (Twitter/@HHShkMohd)

UEA resmikan pabrik percetakan uang pertama

UEA selama ini mencetak mata uang dirham mereka di luar negeri, seperti di Inggris dan Prancis.





comments powered by Disqus