bisnis

Al-Hutiyun serang fasilitas minyak Aramco di Jeddah

Al-Hutiyun juga menggunakan peluru kendali Quds 2 saat menyerang lokasi serupa November tahun lalu.

04 Maret 2021 21:49

Milisi Al-Hutiyun di Yaman hari ini menembakkan peluru kendali ke fasilitas minyak milik Saudi Aramco di Kota Jeddah, Arab Saudi.

Klaim itu disampaikan juru bicara Al-Hutiyun Brigadir Jenderal Yahya Sari melalui Twitter. "Alhamdulillah, kekuatan peluru kendali mampu mengenai fasilitas Saudi Aramco di Jeddah pada saat fajar hari ini dengan peluru kendali Quds 2.

Dia menambahkan serangan atas fasilitas Aramco itu merupakan respon wajar terhadap blokade dan agresi dilakukan pasukan koalisi Arab dipimpin Saudi.

Peluru kendali serupa juga dipakai Al-Hutiyun saat menyerang fasilitas Aramco di Jeddah pada November tahun lalu.

Di hari ini pula, Al-Hutiyun mengklaim berhasil menyerang pangkalah udara Raja Khalid di Khamis Musyait dan Jazan.

Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Jeddah mengeluarkan peringatan keamanan atas ketiga serangan oleh Al-Hutiyun itu, namun tidak ada laporan mengenai korban.

Pemerintah Saudi juga belum memberikan klarifikasi mengenai serangan terhadap fasilitas Aramco di Jeddah itu.

Pada 14 September 2019, serangan Al-Hutiyun terhadap fasilitas Aramco di Abqaiq dan Khurais menyebabkan produksi minyak Saudi turun setengahnya.

Saudi terlibat dalam Perang Yaman sejak Maret 2015, namun dalam beberapa tahun terakhir kerap disasar serangan peluru kendali dan pengebom nirawak Al-Hutiyun. 

 

Serangan pengebom nirawak milik milisi Al-Hutiyun di Yaman pada 13 April 2021 menghancurkan kilang minyak milik Saudi Aramco di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Screenshot YouTube)

Serangan Al-Hutiyun hancurkan kilang Aramco di Jeddah

Sejak berperang dengan Al-Hutiyun pada Maret 2015, Saudi keteteran dan hampir saban hari menjadi target serangan oleh milisi sokongan Iran itu.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Amerika peringatkan warganya untuk tidak kunjungi Arab Saudi

Departemen Luar Negeri Amerika menegaskan serbuan peluru kendali dan pengebom nirawak Al-Hutiyun merupakan ancaman serius.

Universitas Jazan di Arab  Saudi terbakar akibat serangan milisi Al-Hutiyun pada 15 April 2021. (Twitter)

Kampus di Arab Saudi terbakar akibat serangan peluru kendali Al-Hutiyun

Hampir saban hari, Al-Hutiyun menargetkan lokasi strategis dan vital di Riyadh, Jeddah, Jazan, Abha, Najran, dan Khamis Musyaith. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Pengebom nirawak Al-Hutiyun ledakkan tangki minyak Aramco di Jazan

Serangan itu sempat menghentikan penerbangan menuju Dammam dan Jeddah.





comments powered by Disqus